Senin, 10 Februari 2014

Nurbuat Bulan Merah : Segera Datang "Kiamat Zionis"...?

Kiamat Zionis Segera Datang

Oleh : Dr. Kevin Barrett

Akankah dua tahun lagi  Zionis hancur  ?

 
Beberapa analis Zionis tampaknya berpikir begitu. Mereka memprediksi bahwa serangkain peperagan akan terjadi pada saat gerhana "Bulan Merah” yang diperkirakan terjadi jatuh pada tahun 2014 dan 2015, “Bulan Merah” ini perang tanda perang atau bencana bagi mereka
 
Salah satu website Zionis memperingatkan : "Ini tidak bisa dianggap sebagai kebetulan bahwa “Bulan Marah” akan terjadi empat kali pada tahun 2014 dan 2015  bersamaan dengan peringatan  keagamaan Yahudi,  juga bersamaan dengan dua gerhana matahari di hari-hari penting pada tahun 2015... Menurut NASA-Empat gerhana “Bulan Merah“ TOTAL akan  jatuh lagi pada Paskah dan Sukot pada tahun 2014 dan 2015... ini sama seperti dulu terjadi pada saat 1492, 1948 dan 1967".
 
Apa artinya ini ? "Peristiwa ini mungkin berhubungan dengan perang di Timur Tengah dan krisis keuangan di seluruh dunia yang pada gilirannya akan bedampak pada Israel atau elit Yahudi di New York City."
 

Ini “Bulan Merah” Zionis dimana mereka berpikir bahwa tahun 2014 atau 2015 akan sama seperti sejarah yang mereka alami ditahun 1492 (tahun dimanan  orang Yahudi, bersama dengan umat Islam, diusir dari Spanyol), tahun 1948 (penciptaan entitas Zionis) juga tahun 1967 (invasi dan pendudukan Yerusalem oleh Zionis).
 
Mengutip penipu keuangan Rothschild, bahwa tahun 2014 atau 2015 akan membawa perang besar di Timur Tengah yang memungkinkan kaum Zionis untuk membersihkan etnis Palestina, menghancurkan Masjid al-Aqsa, membangun sebuah kuil Zionis di atas reruntuhan masjid, dan pensucian dengan pengorbanan darah - dimulai dengan pembantaian sapi merah muda.
 
Apakah Zionis sudah gila ? itu jelas. Namun sayangnya, mental kegilaan ini menyebar keseluruh dunia dan tidak dapat diantisipasi.
 
Jika Zionis mempercayai bahwa gerhana “Bulan Merah” akan membawa perang atau krisis keuangan, mungkin mereka akan memilih perang seperti yang diramalankan.
 
Zionis telah menabur benih kebencian. Mereka akan menuai bencana. Ketika mereka melakukannya, mereka menyalahkan ramalan  bintang-bintang.
 
Bahkan sumber-sumber nubuat dari alkitab tentang "Bulan Marah", memilki arti akan memberhentikan mereka.
 
Jika Zionis memperlakukan kitab suci mereka dengan hati-hati, mereka akan menyadari bahwa mereka akan mengalami kemunduran. Nubuat yang mereka kutip menyamakan “Bulan Merah” dengan bencana bagi orang-orang Yahudi. Itu berarti bahwa penciptaan entitas Zionis pada tahun 1948, dan pencaplokan Yerusalem pada tahun 1967, adalah bencana bagi orang-orang Yahudi–seperti halnya juga pengusiran Yahudi dari Spanyol pada tahun 1492.  Oleh karena itu, kita harapkan tahun 2014 dan 2015  menjadi keruntuhan pada sejarah Zionisme : Panen dari benih beracun yang ditabur Zionis pada tahun 1948 dan 1967.
 
Tapi kita tidak perlu membuka Injil untuk meramalkan runtuhnya Zionisme. Kita bisa melihat gerakan anti-Zionis di seluruh dunia saat ini tumbuh setiap hari-bahkan hingga di "tempat" gerakan pemukim kolonial Zionis sendiri.
 
Di Eropa, semakin banyak tokoh masyarakat berbicara dengan berani melawan Zionisme. Pemerintah Uni Eropa telah melarang 28 negara anggotanya bekerja sama dengan entitas Zionis di wilayah yang dicaplok pada tahun 1967 - termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Dataran Tinggi Golan.
 
Sebuah reaksi negatif rakyat terhadap Zionisme meledak di seluruh Eropa. Ratusan ribu orang Eropa menonton parodi Zio-Nazi yang dimainkan oleh komedian kontemporer terbesar Perancis, Dieudonné. Pihak berwenang di Perancis, yang berada di kontrol komunitas Zionis Perancis panik.  Mereka telah menuntut Dieudonné karena berbicara yang berlawan dengan Zionisme, dan baru-baru ini rumahnya digerebek dengan alasan fitnah. Tapi setiap upaya untuk meredam paraodi "Quelle" hanya menunjukkan betapa kuatnya (dan tanpa humor) Zionis sebenarnya, dan memberikan kekuatan kepada rakyat untuk bergabung dengan gerakan anti zionis.
 
Di Amerika Serikat, Asosiasi Studi Amerika telah melakukan boikot akademik yang pertama terhadap Israel - sebuah terobosan penting bagi boikot,  gerakan divestasi dan sanksi (BDS). Penganiayaan pemerintah Perancis kepada Dieudonné, dan perlakuan brutal atas parodi Quelle – memicu masa berdemonstrasi besar-besaran di Paris, tindakan itu hanya menunjukkan bahwa pemerintah Perancis dan Amerika berada di bawah kendali Zionis nyaris total ... yang hanya meningkatkan rakyat  berbalik marah.
 
Ini tidak ada hubungannya dengan keadaan “Bulan Merah”. Zionis menghadapi bencana karena mereka tidak bisa lagi menindas kebenaran.  Di era Internet, dan media alternatif ini kebenaran lahir, tidak cukup untuk menutupi kebenaran hanya dengan membeli media mainstream atau politisi.
 
Jadi mungkin Zionis benar-benar akan menghadapi kiamat dalam "Bulan Merah" tahun 2014 dan 2015.  Tapi itu tidak berarti perang dunia atau keruntuhan keuangan.
 
Kata "kiamat" mudah dipahami, tapi maknanya adalah "pengungkapan" atau penyingkapan, bencana global atau bencana.  Pengungkapan atau penyingkapan kebenaran.
 
Kiamat itu bukan berarti bom nuklir Iran, atau penduduk Palestina, yang harus diperhatikan Zionis adalah musuh sejatinya yaitu adalah bom kebenaran yang secara bertahap kini telah meyebar dan akan meledak di seluruh dunia.
 
Zionis samar-samar merasakan ini. Mereka menyadari, pada tingkat tertentu,  bahwa tujuan kolonial rasis mereka ditakdirkan untuk hancur. Itulah sebabnya mereka menderita apa Gilad Atzmon sebut "gangguan stres pra-trauma."
 
Pembukaan tabir kebenaran, dan tuntutan terhadap keadilan, sesuatu "Kiamat" yang nyata akan segera membawa mereka ke pemusnahan entitas Zionis.
 
Source : mahdinews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...