Senin, 17 Februari 2014

Analisa Emas 18 February 2014 : Emas Capai Level Tertinggi Karena Kekhawatiran

Emas Capai Level Tertinggi Karena Kekhawatiran

Harga Emas mencapai level tertinggi 3-1/2 bulan pada hari Senin karena kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi AS dan melemahnya dolar. Saat ini, Emas menjadi produk asuransi terhadap kekacauan lebih lanjut  di emerging market, data ekonomi AS yang lebih buruk, pasar ekuitas yang berpotensi membias dan guncangan pasar yang tak terduga.

Sentimen pasar terhadap emas telah positif sejak awal tahun karena data ekonomi AS dan Cina yang melemah, dan kegelisahan pasar berkembang telah mengambil sedikit angin pada pergerakan ekuitas global, sehingga memacu permintaan untuk emas yang sering terlihat pada saat-saat momen ketidakpastian dengan berfungsi sebagai safe haven.

Pasar menilai meskipun telah terjadi pergeseran dalam sentimen, bukan berarti merupakan pergeseran trend investasi tetapi pada saat ini investor mencari peluang investasi untuk jangka pendek. Hal lain yang mendukung emas saat ini yaitu sebagai diversifier portofolio yang efektif sepanjang tahun ini. Hubungan emas dengan ekuitas masih tetap di wilayah negatif.


Alasan untuk perdgeseran ini ketika tidak ada harapan terhadap kebijakan Fed yang lebih agresif, potensi penghapusan aturan 80/20 di India, diversifikasi emas dengan ekuitas, permintaan emas Cina yang terus-menerus yang terkendala pasokan tambang pada masa depan, kebutuhan untuk lindung nilai untuk risiko, dan risiko inflasi atau deflasi.

Dua pekan lalu, ketika harga emas melonjak di tahun 2014, kepala Partai Kongres India, Sonia Gandhi telah berjanji akan mendorong pemerintah untuk tidak memotong dan membatasi import emas ke India.

Hari ini, pergerakan emas yang naik, telah membuat New Delhi mulai terlihat retak dalam mengontrol emas ditambah tekanan rakyat, dan meningkatnya penyelundupan emas melalui jalur ilegal ke tingkat belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah India.

Pada pergerakan hari Kamis kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1318.76 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas kembali menguat di sesi Asia dengan bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1329.65 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1328.67 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan keuntungan terhadap dollar sebanyak USD 9.91.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih terus bergerak bullish. Harga emas terlihat berada di atas indikator simple moving average 50 dan 200 yang merupakan area support bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 74 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi jenuh beli. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak  bearish minor.


Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat kembali bergerak bullish dan saat ini harga emas sedang menguji resistan USD 1331.92  per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke atas menuju resistan USD 1359.25 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1308.31 berpotensi akan disentuh oleh pergerakan harga.

Analisa Emas - 18 Februari 2014

Harga emas menyelesaikan perdagangan sesi Eropa dengan keuntungan tipis, diperdagangkan dengan volatilitas yang kecil seiring dengan ditutupnya pada AS dalam rangka Presidents Day.
Harga emas berjangka kontrak April menyelesaikan sesi perdagangan akhir pekan lalu dengan keuntungan sebesar $18.80 atau 1.45% berakhir pada $1,318.90 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas berjangka kontrak April mencatatkan keuntungan sebesar $51.9 atau sekitar 4.1%.
Dipasar spot harga emas menyelesaikan sesi perdagangan sesi Eropa semalam (17/2) dengan keuntungan sebesar $9.35 atau 0.71% berakhir pada level $1,328.25. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,329.95 dan serendah $1,321.20. Emas spot mencatatkan keuntungan mingguan sebesar $55.70 atau 4.09%.
Berita Terbaru,
Pasar emas dan pasar global , diperdagangkan flat dengna ditutupnya pasar AS dalam rangka libur nasional memperingati hari Presiden. 
Sejak pekan lalu harga emas terus mencatatkan keuntungan, meski dengan keuntungan yang tidak begitu besar namun berlanjut dengan keuntungan selama Sembilan sesi perdagangan berturut-turut.
Berhati-hati dengan keuntungan yang telah terjadi selama Sembilan sesi berturut-turut perlu dilakukan melihat pekan ini penuh dengan jadwal pertemuan Bank Sentral.
Memasuki sesi perdagangan pekan ini, pasar akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS yang dijadwalkan dihari yang sama dengan testimony hari kedua Kepala Federal Reserve AS Janet Yellen yang sebelumnya sempat tertunda ditengah ancaman badai salju. 
Dalam testimony sebelumnya, Janet Yellen sebagai kepala Federal Reserve AS yang baru menungkapkan tinggkat pengangguran AS yang terlihat membaik mendekati level 6.5% tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan suku Bungan berada pada level rendah. Dan mengungkapkan bahwa pengurangan angka stimulus akan tetap dilakukan.
Seputar FOMC, sejak awal tahun, Fed AS telah melakukan aksi tapering sampai dengan $20 milliar (akumulasi) yang dilakukan dalam dua tahap. Pada kisaran saat QE AS bertahan pada angka $65milliar per bulan. 
Sejak dilakukannya tapering oleh Federal Reserve AS pada Januari harga emas bergrak diluar dari korelasi tradisionalnya. Yakni ketika harga stimulus dikurangi maka seharusnya harga emas bergerak lebih rendah.
Namun, dalam fase yang terjadi harga emas justru bergerak lbih tinggi bahkan telah mencapai level $1,300 pada saat ini. Kenaikan yang terjadi sebenarnya adalah adanya faktor angka tapering stimulus AS masih berada pada kisaran yang kecil dan sesuai dengan apa yang diperkirakan pasar. 
Dalam akumulusi tapering yang kemudian akan menguras stimulus AS mendekati setengah (kisaran $45 - $40) diperkirakan akan mampu membawa emas kembali pada korelasi tradisional (turun ketika tapering dikurangi). 
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume yang besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,338.80 - $1,317.00 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
Outlook  : Netral
Short Term Trade : 
- Buy If Break $1,338.80
  Target : $1,341.00 ; $1,344.00
- Sell If Break $1,317.00
  Target : $1,314.00 ; $1,311.00
Source : 
https://www.antamgold.com
https://www.kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...