Selasa, 18 Februari 2014

Analisa Emas 19 February 2014 : Harga Emas Terkoreksi Tipis

Harga Emas Terkoreksi Tipis

Harga Emas terkoreksi pada hari Selasa, terbebani oleh dolar yang sedikit kuat. Pasar percaya karena ada banyak bukti bahwa pemulihan ekonomi di AS berpotensi goyah, mengingat kebijakan the Fed yang masih terus berkomitmen akan terus melancipkan stimulus.

Tentu saja, sebelum momen goyah itu terjadi, gubernur the Fed, Yellen kemungkinan akan menghentikan pelancipan. Walaupun resiko pertumbuhan meningkat secara substansial, the Fed bahkan bisa tidak melancipkan, dan akhirnya meningkatkan pembelian aset sekali lagi. Pasar masih mencari data ekonomi yang terkumpul terkait notulen rapat FOMC bulan Januari, yang akan keluar besok subuh.


Sementara itu, dihadapkan dengan kondisi risiko pertumbuhan, dan defisit perdagangan melebar, BoJ kembali meningkatkan fasilitas pinjaman. BOJ telah menggandakan pinjaman dana sebanyak ¥ 70 milliar per tahun dan mengatakan bank-bank individu dapat meminjam dua kali lebih banyak uang dengan bunga rendah seperti sebelumnya di bawah kebijakan fasilitas kedua.

Data ekonomi terbaru dari Jepang terlihat cukup mengecewakan mengingat BoJ yang telah melakukan kebijakan moneter yang paling agresif. Indikasi bank sentral akan terus menjaga kebijakan  dengan terus melakukan pembelian aset tambahan secara langsung dan luas yang diharapkan pada bulan-bulan ke depan akan menjadi sarana untuk mengimbangi implikasi negatif dari kenaikan pajak penjualan yang direncanakan.

Hal yang telah merubah investor emas pada tahun 2014 yaitu ketika harga emas naik 8% dibandingkan pasar saham yang sedikit turun karena para investor melarikan investasi mereka kepada emas di tengah kekhawatiran pasar global. Perlu diketahui bawah pada awal 2013 harga emas telah kehilangan pasar bull yang dikarenakan indeks acuan saham S & P 500 naik 29% pada 2013, sementara emas turun hampir 28%.

Pada pergerakan hari Rabu kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1327.28 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas langsung melemah dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1312.53 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1321.83 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan kerugian terhadap dollar sebanyak USD 5.45.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih terus bergerak bullish. Harga emas terlihat berada di atas indikator simple moving average 50 dan 200 yang merupakan area support bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 57 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bearish. Demikian juga, indikator momentum 14 masih memberikan indikasi akan bergerak  bearish minor.

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat kembali bergerak bullish dan saat ini harga emas terlihat sedang terkoreksi ke bawah dengan bergerak menuju support USD 1308.21 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support USD 1293.54 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dollar maka resistan USD 1331.92 berpotensi akan disentuh oleh pergerakan harga.

Analisa Emas - 19 Februari 2014

Harga emas diperdagangkan melemah setelah ditutup selama sesi perdagangan Senin (17/1) dan setelah mencatatkan keuntungan selama Sembilan sesi perdagangan berturut-turut. Harga mengalami tekanan menjelang pertemuan FOMC Minutes AS pagi dini hari nanti.
Dipasar spot, dibandingkan dengan penutupan sesi perdagangan Eropa (17/1) harga emas mencatatkan kerugian sebesar $6.05 atau 0.46%. 
Dibandingkan penutupan AS Jum’at lalu, harga emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (18/2) dengan keuntungan sebesar $3.30 atau 0.25% berakhir pada level $1,322.20. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,332.25 dan serendah $1,312.65. Emas spot mencatatkan keuntungan mingguan sebesar $55.70 atau 4.09%.
Harga emas berjangka kontrak April menyelesaikan sesi perdagangan Selasa dengan keuntungan sebesar $5.80 atau 0.40% berakhir pada $1,324.00 dari penutupan Jum’at (14/2) di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas berjangka kontrak April mencatatkan keuntungan sebesar $51.9 atau sekitar 4.1%.
Berita Terbaru,
Pasar diperdagangkan melemah menjelang pertemuan FOMC Minutes AS dan nampak bertahan diatas $1,300.00.
Selama Sembilan kali keuntungan berturut-turut sejak awal pekan lalu harga emas akhirnya terkoreksi meski hanya dengan kerugian tipis sejak penutupan sesi Eropa Senin Lalu.
Pasar yang mengalami tekanan selama sesi perdagangan Asia dan Eropa Selasa lalu, mungkin akan dirasakan menjelang pertemuan FOMC Minuts AS Dini hari nanti. Berhati-hati dengan keuntungan yang telah terjadi selama Sembilan sesi berturut-turut perlu dilakukan melihat pekan ini penuh dengan jadwal pertemuan Bank Sentral.
Malam pasar akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes pada pukul 02.00 WIB GMT+7. Dihari yang sama dengan testimony hari kedua Kepala Federal Reserve AS Janet Yellen yang sebelumnya sempat tertunda ditengah ancaman badai salju. 
Dalam testimony sebelumnya, Janet Yellen sebagai kepala Federal Reserve AS yang baru menungkapkan tinggkat pengangguran AS yang terlihat membaik mendekati level 6.5% tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan suku Bungan berada pada level rendah. Dan mengungkapkan bahwa pengurangan angka stimulus akan tetap dilakukan.
Seputar FOMC, sejak awal tahun, Fed AS telah melakukan aksi tapering sampai dengan $20 milliar (akumulasi) yang dilakukan dalam dua tahap. Pada kisaran saat QE AS bertahan pada angka $65milliar per bulan. 
Sejak dilakukannya tapering oleh Federal Reserve AS pada Januari harga emas bergrak diluar dari korelasi tradisionalnya. Yakni ketika harga stimulus dikurangi maka seharusnya harga emas bergerak lebih rendah.
Namun, dalam fase yang terjadi harga emas justru bergerak lbih tinggi bahkan telah mencapai level $1,300 pada saat ini. Kenaikan yang terjadi sebenarnya adalah adanya faktor angka tapering stimulus AS masih berada pada kisaran yang kecil dan sesuai dengan apa yang diperkirakan pasar. 
Dalam akumulusi tapering yang kemudian akan menguras stimulus AS mendekati setengah (kisaran $45 - $40) diperkirakan akan mampu membawa emas kembali pada korelasi tradisional (turun ketika tapering dikurangi). 
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume yang besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,325.30 - $1,310.00 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
 
 Outlook  : Netral
Short Term Trade :
- Buy If Break $1,332.50
  Target : $1,335.00 ; $1,338.00
- Sell If Break $1,310.00
  Target : $1,307.00 ; $1,304.00
 
Source : 
https://www.antamgold.com
https://www.kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...