Rabu, 26 Februari 2014

Analisa Emas 27 February 2014 : Emas Jatuh Karena Data Penjualan Rumah di AS Meningkat


Emas Jatuh Karena Data Penjualan Rumah di AS Meningkat

Emas jatuh pada Rabu, terpelanting dari harga tertinggi empat bulan, ketika dolar AS melakukan reli dan melonjaknya penjualan rumah baru di AS membuat fungsi safe haven emas sedikit tertekan.

Logam emas mendapatkan kerugian setelah Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa penjualan rumah baru untuk keluarga tunggal di AS melonjak hampir 10 persen ke level 5-1/2 tahun tertinggi di bulan Januari.

Pada sesi sebelumnya, emas telah membukukan keuntungan secara beruntun selama empat hari karena harga rumah AS yang negative dan jatuhnya kepercayaan konsumen AS memicu kekhawatiran atas laju pemulihan ekonomi.


Dolar AS berada di dekat harga tertinggi dua minggu terhadap sekeranjang mata uang utama pada Kamis pagi, setelah bergerak rally di sesi sebelumnya ketika yield US Treasury turun.

Pasar mengatakan bahwa ada pergerakan dengan sedikit teka-teki, menunjuk ketegangan di Ukraina. Meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut, dikarenakan Presiden Vladimir Putin memerintahkan 150.000 tentara Rusia bersiap untuk perang di dekat Ukraina, mendorong Amerika Serikat untuk memperingatkan Rusia bahwa itu akan menjadi 'kesalahan besar' untuk melakukan intervensi militer.

Pemimpin protes di Ukraina, bekas republik Soviet mengatakan bahwa Putin adalah "saudara sebangsa", dan ingin membentuk pemerintahan baru menyusul penggulingan presiden pro-Rusia Viktor Yanukovich.

Meskipun risiko ketidakstabilan yang lebih besar di wilayah tersebut, tidak ada kepanikan di pasar dengan Wall Street yang berakhir hampir datar. Kesaksian gubernur Federal Reserve, Janet Yellen pada komite perbankan senat AS pada hari Kamis juga akan diawasi ketat.

Pada pergerakan hari Rabu kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1340.85 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas sempat menguat dengan bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1345.22 per troy ounce. Emas kembali melemah dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1322.26 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1330.53 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan kerugian terhadap dollar sebanyak USD 10.32.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih terus bergerak bullish. Harga emas terlihat berada di antara indikator simple moving average 50 dan 20 yang merupakan area support dan resistan bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 48 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bearish. Demikian juga, indikator momentum 14 masih memberikan indikasi akan bergerak  bearish.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga emas terlihat sedang terkoreksi ke bawah dengan bergerak menuju support USD 1319.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support USD 1303.32 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dollar dan harga emas tertahan kuat di atas support USD 1319.99 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan USD 1345.32 per troy ounce.

Analisa Emas - 27 Februari 2014

Harga emas mencatatkan kerugian tajam setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sejak akhir Oktober. Data penjualan rumah baru di AS yang secara tak terduga meningkat tajam selama periode Januari telah mendorong indeks dolar AS menguat.

Selama sesi perdagangan Rabu (26/2) emas berjangka kontrak April mencatatkan kerugian sebesar $17.70 atau 1.1%  berakhir pada $1,342.70 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Dipasar spot, harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (26/2) dengan kerugian sebesar $12.80 atau 0.95% berakhir pada $1,329.90. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,345.60 dan serendah $1,322.30.

Berita Terbaru,

Dalam data yang dirilis semalam menunjukkan bahwa penjulanan rumah baru di AS meningkat sebesar 9.6% menjadi 468.000. Angka ini dirilis dibawah perkiraan pasar sebelumnya pada 400.000. Lonjakan tajam terlihat sebagai kenaikan sejak 5 ½ tahun yang lalu.

Pada Kamis (27/2) data durable goods AS dan Klaim penangguran AS akan mendominasi pasar sebelum Testimony hari kedua Janet Yellen pada hari yang sama pada pukul 22.00 GMT+7.

Kembali diingatkan bahwa dalam testimony sebelumnya, Janet Yellen sebagai kepala Federal Reserve AS yang baru menungkapkan tinggkat pengangguran AS yang terlihat membaik mendekati level 6.5% tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan suku Bunga berada pada level rendah. Dan mengungkapkan bahwa pengurangan angka stimulus akan tetap dilakukan.

Meski demikian, perlu di perhatikan bawha pada kongres Fed AS dalam pertemuan FOMC minggu lalu ada sedikit perselisihan dari anggota dewan FOMC yang menolak jika pengurangan stimulus dilakukan terlalu cepat. Dan hal tersebut didukung oleh beberapa tentangan dari Negara lainnya dalam pertemuan G-20 di Australia.

Memasuki sesi perdagangan hari ini pasar emas akan diperdagangkan pada volatilitas yang sangat besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,340.00 - $1,326.50. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi :
Outlook : Netral

Short Term Trade : 

- Buy If Break $1,333.40
  Target : $1,336.00 ; $1,339.00
- Sell If Break $1,317.50
  Target : $1,314.00 ; $1,311.00

Source :
Antamgold.com, kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...