Sabtu, 08 Februari 2014

8 Februari, Berbagai Peristiwa

Ratu Mary Dipenggal


Berkas:Mary Queen of Scots Blairs Museum.jpg



Maria, Ratu Skotlandia (bahasa Perancis: Marie, reine des Écossais; lahir 8 Desember 1542 – meninggal 8 Februari 1587 pada umur 44 tahun) adalah Ratu Skotlandia dari 14 Desember 1542 sampai 24 Juli 1567. Dia juga Ratu Konsort Perancis dari 10 Juli 1559 sampai 5 Desember 1560.
Karena hidupnya yang tragis, dia menjadi salah satu bangsawan Skotlandia yang paling terkenal.

Pada abad ke-14 masa pemerintahan Robert II Skotlandia, telah dipastikan bahwa Mahkota Skotlandia harus diberikan kepada pria dalam gari keturunan Robert. Wanita dapat dinobatkan hanya bila tidak ada keturunan pria.



Maria naik takhta karena, dengan kematian James V, tidak ada lagi keturunan pria dari Robert II.


Tanggal 8 Februari tahun 1587,  setelah 19 tahun dipenjara, akhirnya Ratu Mary dari Skotlandia dijatuhi hukuman penggal atas tuduhan terlibat dalam rencana pembunuhan terhadap Ratu Elizabeth Pertama.

Ratu Mary adalah putri dari Raja James Kelima. Ia sangat berambisi untuk meraih tahta kerajaan Inggris yang saat itu masih dipegang oleh Ratu Elizabeth Pertama. Ia kemudian merencanakan kudeta atas Ratu Elizabeth Pertama, namun gagal dan akhirnya dihukum mati.

Setelah Ratu Elizabeth Pertama meninggal tahun 1603, anak Ratu Mary, yaitu Raja James Keenam menggantikannya sebagai raja di Inggris, Skotlandia, dan Irlandia.

Carl Wilhelm Scheele Lahir


Tanggal 8 Februari tahun 1742, Carl Wilhelm Scheele, seorang ahli kimia terkemuka Swedia daan salah satu peletak dasar ilmu kimia modern, terlahir ke dunia. Sejak usia empat belas tahun, Scheele bekerja magang di sebuah apotek hingga delapan tahun kemudian. Dia menggunakan waktu luangnya untuk melakukan berbagai eksperimen kimia dan mempelajari pekerjaan standar dalam ilmu kimia.

Di antara penemuan yang dihasilkan oleh Scheele adalah zat chlorine, baryta, uric acid, dan molybdic acid. Satu-satunya buku yang ditulis oleh Scheele berjudul "Udara dan Api", yang diterbitkan tahun 1777.

Pertempuran Laut Port Arthur 

Berkas:Port Arthur MTB attack.jpg

(Bahasa Jepang: 旅順攻囲戦, Ryojunkou Isen, 8–9 Februari 1904) adalah pertempuran pembuka Perang Rusia-Jepang. Pertempuran dimulai dengan serangan tiba-tiba pada malam hari oleh skuadron kapal perusak Jepang terhadap armada Rusia yang berlabuh di Port Arthur, Manchuria, dan dilanjutkan dengan suatu pertempuran besar pagi berikutnya. Pertempuran berakhir tanpa hasil pasti, dan pertempuran-pertempuran kecil di sekitar Port Arthur terus berlangsung hingga Mei 1904.

Jenderal Abdul Salam Arif naik kuasa


Tanggal 8 Februari 1963, Jenderal Abdul Salam Arif yang didukung para aktivis partai Baath Irak dalam merebut kekuasaan negara itu melalui sebuah kudeta berdarah. Dengan bantuan tentera udara Irak, istana menteri pertahanan yang menjadi tempat tinggal Abdul Karim Qasim, presiden Irak ketika itu dibombardir dan Abdul Karim Qasim ditahan dan ditembak.

Abdul Salam Arif menobatkan dirinya sebagai presiden. Abdul Karim Qasim sebelum ini juga meraih kekuasaan lewat kudeta terhadap Malik Al Faizal yang merupakan raja terakhir Irak pada tahun 1958. Sejumlah anggota keluarga Raja dan pendukung mereka tewas dalam kudeta tersebut. Tiga tahun kemudian, Abdul Salam Arif tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat misterius pada tahun 1966 dan kekuasaan jatuh ke tangan saudaranya Abdul Rahman Arif.

Usul Pemakaian Waktu Universal


Waktu universal yang dalam bahasa Inggris disebut universal time (UT) merupakan satu ukuran waktu yang didasari rotasi bumi.

Satuan ini ialah kelanjutan modern dari GMT (greenwich mean time). Pada 8 Februari 1879, Sandford Fleming, seorang penemu asal Kanada, pertama kali mengusulkan pemakaian UT pada pertemuan di Royal Canadian Institute.

Waktu lokal di Royal Greenwich Observatory di Greenwich, Inggris, dipilih sebagai standar pada Konferensi Meridian Internasional 1884 yang memicu pemakaian greenwich mean time untuk menyetel jam di suatu daerah.

Lokasi tersebut dipilih karena sampai 1884, dua pertiga dari semua peta dan bagan menggunakannya sebagai meridian utama.

Eksekusi Pertama dengan Gas


Tanggal 8 Februari 1924, eksekusi pertama dengan menggunakan gas mematikan dalam sejarah Amerika berlangsung di Carson City, Nevada. Narapidana yang dieksekusi mati itu bernama Tong Lee, anggota geng yang dihukum karena membunuh anggota geng saingannya.

Penggunaan gas mematikan disahkan Nevada pada 1921 sebagai metode eksekusi mati yang lebih manusiawi, berlawanan dengan teknik eksekusi tradisional dengan cara digantung, ditembak, atau disetrum.

Ketika eksekusi dengan gas mematikan tersebut akan dilakukan, tahanan berada di dalam ruang kedap udara. Potasium sianida atau sodium sianida dimasukkan ke panci berisi asam hydrochloric.

Proses itu akan menghasilkan gas hidrosianik yang menghancurkan kemampuan tubuh manusia dalam memproduksi hemoglobin darah. Tahanan akan menjadi tak sadar dalam hitungan detik dan mulai sesak napas. Metode ini kemudian diganti dengan suntik mati pada akhir abad ke-20.

AS Rebut Guadalcanal


Kepergian pasukan Jepang dari Guadalcanal pada 8 Februari 1943 menandai kemenangan pasukan Sekutu setelah perang berkepanjangan di pulau terbesar di Kepulauan Solomon itu.

Kepulauan Solomon yang terletak di timur laut Australia terdiri dari 992 pulau dan atol dengan 87 bahasa dari berbagai suku. Kepemilikan atas Kepulauan Solomon, yang ditemukan Spanyol pada 1568, itu berpindah-pindah dari Inggris hingga Jerman, sebelum Jepang tiba pada 1942.

Di sana mereka membangun landasan udara di Guadalcanal sebagai tempat paling strategis di Pasifik. Usaha merebut Guadalcanal dari Jepang mengorbankan 1.600 tentara AS, lebih dari 4.000 terluka, dan ribuan lainnya tewas karena penyakit.

Jepang sendiri kehilangan 24 ribu nyawa tentara mereka. Kepulauan Solomon kemudian merdeka pada 1978 sebelum terjadi perang etnik sehingga Australia turun tangan memadamkan kisruh di sana pada 2003. 

Source :
http://id.wikipedia.org/
IRIB Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...