Selasa, 11 Februari 2014

Analisa Emas 12 February 2014 : Harga Emas Melonjak Terpicu Berita Dari Cina

Harga Emas Melonjak Terpicu Berita Dari Cina

Harga Emas terus melonjak di perdagangan semalam dengan mencetak harga minggu-an terbaru tertinggi. Harga emas tampaknya telah dipicu oleh berita bahwa konsumsi emas di Cina dan produksi emas telah mencetak rekor baru di tahun lalu. Menurut Asosiasi Emas Cina, permintaan melonjak 41,4% pada tahun 2013 sebanyak 1176 ton, sementara produksi emas naik 6,2% menjadi 428 ton.

500 ton kesenjangan antara impor/produksi dan konsumsi yang dipandang sebagai penegasan bahwa PBOC akan terus menambah cadangan emas. Bank sentral Cina baru-baru ini melaporkan cadangan emas sebanyak 1054 ton sama dengan laporan April 2009, tetapi pasar terihat tidak percaya bahwa Cina telah berhenti mengumpulkan emas.

Harga Emas sempat terkoreksi pada awal perdagangan New York ketika gubernur the Fed, Janet Yellen menyampaikan laporan kebijakan moneter pertama. "Saya ingin menekankan bahwa saya berharap masih banyak kontinuitas di dalam Fed untuk melakukan pendekatan kebijakan moneter," kata Yellen dengan menunjukkan bahwa akan ada kelanjutan pelancipan dengan langkah-langkah terukur, meskipun tingkat kecepatan tidak ditentukan.

Dengan tingkat pengangguran sekarang yang hanya 0,1% di atas Peraturan ambang batas 6,5%, saya pikir pasar berharap minimal untuk melihat klarifikasi forwards guidance terbaru. Sementara itu, Ms Yellen mengakui bahwa "pemulihan di pasar tenaga kerja masih jauh dari sempurna," ia menegaskan bahwa tingkat pengangguran masih akan perlu dipertimbangkan dengan mengevaluasi kesehatan pasar tenaga kerja AS.


Harga Emas berhasil rebound pada tahun ini ketika harga ekuitas global dan pasar negara berkembang melemah dan membuat harga emas lebih murah sehingga mendorong permintaan emas fisik. Dolar juga terlihat berada di bawah tekanan dan hal itu membantu untuk mendukung emas.

Pada pergerakan hari Senin kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD 1274.18 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas langsung menguat dengan bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1293.75 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1291.02 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan keuntungan terhadap dollar sebanyak USD 16.84.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an kembali masuk dalam kondisi bullish. Harga emas terlihat berada di atas indikator simple moving average 50 dan 200 yang merupakan area support bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 68 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi jenuh beli. Sebaliknya, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak  bearish minor.


Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat terus melakukan pergerakan bullish dan saat ini harga emas sedang menguji resistan USD 1293.75 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke atas menuju resistan USD 1311.84 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas melemah terhadap dollar dengan menembus support USD 1278.06 per troy ounce dimana ada potensi support USD 1260.51 akan disentuh oleh pergerakan harga.

Analisa Emas - 12 Februari 2014

Harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (11/2) dengan keuntungan tajam setelah Kepala Fed Yanet Yellen mengungkapkan bahwa Suku bunga AS masih akan berada pada level rendah meski tingkat pengangguran AS telah mendekati 6.5%.

Emas berjangka kontrak April menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (11/2) dengan keuntungan sebesar $15.10 atau 1.2% berakhir pada $1,289.90 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. 

Dipasar spot harga emas menyelesaikan sesi perdagangan akhir pekan dengan keuntungan $16.40 atau 1.29% berakhir pada level yang sama pada $1,291.10. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,293.95 dan serendah $1,273.20.

Berita Terbaru,

Dalam testifies pertama dalam tahun ini dengan Janet Yellen sebagai kepala Federal Reserve AS yang baru menungkapkan tinggkat pengangguran AS yang terlihat membaik mendekati level 6.5%. 

Yellen juga mengungkapkan bahwa pengurangan stimulus lebih besar mungkin akan tetap dilakukan dalam kuartal pertama tahun ini, meski belum secara langsung disampaikan ke public namun pasar mulai merespon hal tersebut. 

Dalam testifies berikutnya pasar secara global mungkin merespon lebih besar. Testifies berikutnya akan diselenggarakan pada 13 Februari 2014 pukul 10.00 PM GMT+7.

Sejak awal tahun , Fed AS telah melakukan aksi tapering sampai dengan $20 milliar (akumulasi) yang dilakukan dalam dua tahap. Pada kisaran saat QE AS bertahan pada angka $65milliar per bulan. 

Perlu diperhatikan bahwa, sejak awal tahun pasar AS telah mengalami perubahan siklus yang juga ditandai dengan membaiknya pasar tenaga kerja. Angka Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS terlihat semakin membaik. Pengurangan stimulus yang dilakukan dalam tahap 1&2 nampaknya akan akan memberikan dampak yang berbeda dengan tapering tahap 3 yang akan digelar pada 20 Februari mendatang.

Sementara memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume yang besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,294.30 - $1,271.50 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi : 
Outlook : Netral

Short Term Trade :

- Buy If Break $1,304.80
  Target : $1,307.00 ; $1,310.00
- Sell If Break $1,281.00
  Target : $1,278.00 ; $1,275.00

Source :
https://www.antamgold.com
https://www.kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...