Kamis, 13 Februari 2014

Analisa Emas 14 February 2014 : Emas Menguat Karena Data Ekonomi AS Tertekan


Emas Menguat Karena Data Ekonomi AS Tertekan

Emas tetap menguat, menyusul beberapa data ekonomi AS yang mengecewakan sehingga membebani mata uang dolar dan pergerakan saham. Harga emas terus bergerak ke level tertinggi empat belas minggu terbaru.

Penjualan ritel AS turun 0,4 % pada bulan Januari sehingga mendorong ekonomi konsumen mungkin akan masuk pada revisi negatif untuk Q4 - 2013 Q1 - 2014 dan ekspektasi GDP yang juga mungkin akan tertekan.

Pertumbuhan data pekerjaan di AS yang terus melemah hampir selama dua bulan berturut-turut, telah menimbulkan pertanyaan apakah negara ekonomi terbesar dunia dapat mempertahankan penguatan yang terlihat pada semester kedua tahun lalu dimana masih ada beberapa investor berharap The Fed akan terus mengambil pendekatan agar tidak mengurangi pembelian obligasi bulanan.


Biasanya, harga emas membuat korelasi terbalik dengan dolar sehingga meningkatkan permintaan emas sebagai lindung nilai. Sementara itu, faktor risk aversion dari investor cenderung akan meningkatkan minat emas, yang sering dianggap sebagai safe haven.

Survei ECB terbaru menunjukkan bahwa zona Eropa masih terus memiliki masalah pada pertumbuhan ekonomi. Sementara ekonomi Eropa diperkirakan akan kembali masuk ke dalam fase pertumbuhan pada tahun ini, dengan perkiraan akan meningkat 1,0 %.

Sementara itu, ekspektasi inflasi masih terus memburuk. Saat ini dengan melihat inflasi zona Eropa sebesar 1,1 % pada tahun 2014, yang turun secara signifikan dari ekspektasi bulan lalu akan meningkatkan tekanan pada ECB untuk memberi kemudahan lanjutan kepada pasar Eropa.

Harga emas lebih tinggi selama beberapa sesi terakhir juga telah membatasi pembelian fisik dari Cina, yang merupakan konsumen emas fisik terbesar di dunia, setelah volume perdagangan mencetak tertinggi sejak Mei pada awal pekan ini.

Pada pergerakan hari Kamis kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1290.28 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas sempat melemah terhadap dollar dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran 1286.18 per troy ounce. Emas kembali menguat di sesi Eropa dengan bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1302.77 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1290.82 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan keuntungan terhadap dollar sebanyak USD 12.49.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih terus bergerak bullish. Harga emas terlihat berada di atas indikator simple moving average 50 dan 200 yang merupakan area support bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 76 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi jenuh beli. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak  bearish minor.

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat kembali bergerak bullish dan saat ini harga emas sedang menguji resistan USD 1313.78 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke atas menuju resistan USD 1336.18 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas melemah terhadap dollar maka support USD 1296.18 berpotensi akan disentuh oleh pergerakan harga.

Analisa Emas - 14 Februari 2014

harga menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (13/2) pada level $1,300 untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu. Harga emas diperdagangkan lebih tinggi setelah Harga minyak mentah dunia diperdagangkan menguat tajam hingga $100 per barrel.
Emas berjangka kontrak April menyelesaikan sesi perdagangan kemarin dengan keuntungan sebesar $8.50 atau 0.66% berakhir pada $1,300.10 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.
Dipasar spot harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (13/2) dengan keuntungan sebesar $5.10 atau 0.4% berakhir pada level yang sama pada $1,300.10. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,303.05 dan serendah $1,286.35.
Sementara harga minyak mentah AS (Crude Oil) naik sebanyak 2 cents menjadi $100.35 per barel.
Berita Terbaru,
Selama sesi perdagangan kemarin, ditundanya testimony kedua Kepala Fed Janet Yellen ditengah ancaman Badai Salju di AS telah mendorong pasar hanya terfokus pada data klaim pengangguran AS yang dirilis dengan harinya yang tidak begitu baik. 
Klaim pengangguran AS selama periode minggu lalu, naik sebanyak 8.000 klaim baru menjadi 339.000, angka ini dirilis lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 330.000 (F)dan 331.000 (P).
Sementara itu, hingga saat ini masih belum ada jadwal terbaru yang umumkan parlemen AS untuk testimony berikutnya. 
Dipekan berikutnya Testimoni mungkin akan diselenggarakan sebelum atau bersamaan dengan jadwal pertemuan FOMC Minutes AS pada 20 Februari. Dalam testimony sebelumnya, Janet Yellen sebagai kepala Federal Reserve AS yang baru menungkapkan tinggkat pengangguran AS yang terlihat membaik mendekati level 6.5% tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan suku Bungan berada pada level rendah. Dan mengungkapkan bahwa pengurangan angka stimulus akan tetap dilakukan.
Sejak awal tahun, Fed AS telah melakukan aksi tapering sampai dengan $20 milliar (akumulasi) yang dilakukan dalam dua tahap. Pada kisaran saat QE AS bertahan pada angka $65milliar per bulan. 
Sejak dilakukannya tapering oleh Federal Reserve AS pada Januari harga emas bergrak diluar dari korelasi tradisionalnya. Yakni ketika harga stimulus dikurangi maka seharusnya harga emas bergerak lebih rendah.
Namun, dalam fase yang terjadi harga emas justru bergerak lbih tinggi bahkan telah mencapai level $1,300 pada saat ini. Kenaikan yang terjadi sebenarnya adalah adanya faktor angka tapering stimulus AS masih berada pada kisaran yang kecil dan sesuai dengan apa yang diperkirakan pasar. 
Dalam akumulusi tapering yang kemudian akan menguras stimulus AS mendekati setengah (kisaran $45 - $40) diperkirakan akan mampu membawa emas kembali pada korelasi tradisional (turun ketika tapering dikurangi). 
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume yang besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,313.60 - $1,295.20 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi : 
Outlook : Netral
Short Term Trade : 
- Buy If Break $1,326.00
  Target : $1,329.00 ; $1,331.00
- Sell If Break $1,295.20 
  Target : $1,293.00 ; $1,290.00

Source : 
https://www.antamgold.com
https://www.kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...