Selasa, 04 Februari 2014

Analisa Emas 05 February 2014 : Secara Fundamental Emas Masih Mendapat Support

Secara Fundamental Emas Masih Mendapat Support

Emas masuk ke dalam fase retrace pada sesi sebelumnya, mengambil keuntungan pergerakan hari Senin ketika harga saham dan dolar kembali mendapat support kuat. Pasar emas Cina masih ditutup karena liburan Tahun Baru Imlek. Saat ini, harga emas menantikan keputusan kebijakan moneter ECB pada hari Kamis dan data payroll AS pada hari Jumat.

ECB kembali berada di bawah tekanan di tengah risiko pertumbuhan, dan risiko harga yang berada di area negatif dan pergerakan volatile di pasar. Pelemahan euro mencerminkan harapan bahwa bank sentral akan memotong tingkat refi, mungkin dengan 10 bps menjadi hanya di atas 0 %. Walaupun spekulasi yang sedang berlangsung bahwa ECB akan mengambil suku bunga deposito negative atau mungkin memberi kredit sebagai pilihan, karena kabarnya ECB akan kembali menambah sekitar € 180 miliar likuiditas ke dalam sistem untuk meningkatkan inflasi. Bahkan Bundesbank tampaknya mendukung langkah tersebut, terkait disinflasi/deflasi yang sedang terjadi.


Spekulasi baru yang bertentangan, tampaknya ketika Partai Republik AS akan mencari beberapa konsesi dalam pertukaran untuk kenaikan plafon utang. Seberapa keras mereka akan mendorong ha tersebut, tapi yakinlah plafon utang akan bangkit dan pasar melihat akan menambah lebih lanjut beban utang yang sudah besar. Sehingga ketidakpastian yang mengkin akan terjadi akan di respon pasar lebih lanjut ketika perdebatan terus berlanjut, yang dapat meningkatkan permintaan safe haven untuk emas.

World Gold Council melaporkan jika harga emas dips di bawah $ 1200 per troy ounce secara "berkelanjutan", berpotensi akan membuat pengurangan produksi. Biaya rata-rata produksi industri adalah $ 1200 per troy ounce, menurut WGC, mengutip data Thomson Reuters baru-baru ini. Sekitar 30 persen dari industri pertambangan emas akan menjadi tidak menguntungkan jika harga turun di bawah ambang batas itu.

Pada pergerakan hari Selasa kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1257.50 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas langsung terjatuh dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1247.27 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1254.52 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan kerugian terhadap dollar sebanyak USD  2.98.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an kembali berada dalam kondisi bullish. Harga emas berada di antara indikator simple moving average 50 dan 20 yang merupakan area resistan dan support bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 53 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bullish. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak  bullish.


Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat kembali melakukan fase reboubd dan saat ini harga emas berpeluang akan bergerak ke atas dengan menguji resistan USD 1264.01 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga bergerak ke atas menuju resistan USD 1278.97 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan di bawah resistan USD 1264.01 per troy ounce dan muncul sinyal bearish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan fase koreksi menuju support USD 1247.28 hingga 1239.79 per troy ounce. 

Analisa Emas - 5 Februari 2014

Harga emas menyelesaikan sesi perdagangan kemarin (4/2) dgn kerugian cukup tajam, menghapus sedikit keuntungan sesi perdagangan awal pekan setelah data Manufaktur AS Senin (3/2).
Harga emas diperdagangkan dalam kisaran yang sempit pada sesi Selasa (4/2) meski beberapa pasar mata uang utama dunia diperdagangkan dengan volume tajam pasca Bank Sentral Australia menetapkan suku bunga tidak berubah.
Emas berjangka kontrak April sebagai kontrak terkaktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Senin (4/2) dengan kerugian sebesar $8.70 atau 0.70% berakhir pada $1,251.20 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. 
Dipasar spot harga emas menyelesaikan sesi perdagangan kemarin dengan kerugian $2.90 atau 0.23% berakhir pada  $1,254.10. sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,260.85 dan serendah $1,247.25.
Indeks dolar AS diperdagangkan menguat meski masih bertahan pada range sideways sejak akhir pekan lalu. Indeks dolar mencatatkan keuntungan sebesar 6 pips atau sekitar 0.07% berakhir pada 81.13.
Berita Terbaru,
Selama sesi perdagangan Selasa, pasar emas diperdagangkan dengan volume yang tidak begitu besar. Sementara pasar saham Asia anjlok dengan kerugian tajam seiring dengan penguatan mata uang Negara.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 menyelesaikan sesi perdagangan Selasa dengan kerugian sebesar 4.2%. Di Pasar saham Australia indeks turun sekitar 1.8% setelah RBA menetapkan suku bunga tidak berubah pada 2.5%.
Selama sesi perdagangan Asia pasar emas diperdagangkan flat dan mulai bergerak dengan kisaran yang besar selama sesi perdagangan Eropa – Amerika. 
Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas dan pasar global akan terfokus pada data ADP Employment AS yang akan dirilis malam nanti pukul 20.30 GMT+7. ADP AS diperkirakan akan dirilis dengan angkan yang lebih rendah yakni pada kisaran 180.000, lebih rendah dari data pada periode Januari sebanyak 238.000.
Perhatikan data ADP malam ini, perhatikan setiap revisi data yang mungkin terjadi. Setiap perubahan akan merubah sentiment pasar. 
Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,258.10 - $1,244.00 Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.
Alternatif Posisi :
Outlook L Negatif 
Short Trem Trade :
- Buy If Break $1,267.80
  Target : $1,270.50 ; $1,273.50
- Sell If Break $1,244.00
  Target : $1,241.00 ; $1,238.00
 
Source :  
https://www.antamgold.com
https://www.kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...