Rabu, 12 Februari 2014

Fitnah dari Najd ke Negeri Syams dan Yaman


Syams Yaman dan Najd
Inilah peta Hijaz tempat Nabi Muhammad SAW tinggal, Sumber Fitnah: Najd, serta 2 negeri yang diberkahi Allah: Syams dan Yaman:

Benar juga. Zaman Muhammad bin Abdul Wahhab, bukan kaum Syi’ah di Iraq saja yang dibantai oleh kaum Wahabi. Tapi juga Muslim Sunni di Najd, Thaif, Mekkah, dan Madinah. Di Suriah pun begitu. Muslim Sunni seperti Kurdi, Syeikh Al Buthi, anak Syeikh Ahmad Hassoun, dsb juga ikut terbunuh…

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]
 
Saya lihat para pengikut dan pengagum Muhammad bin Abdul Wahhab AN NAJDI (DARI NAJD) yg merupakan sumber fitnah menurut Hadits Nabi sedang menebar Fitnah dan Peperangan di negeri Syams (Suriah) dan Yaman yg diberkahi Allah.


Riyadh (Najd) membuat fitnah di kedua negara yg diberkahi Allah tsb. Di Syams Syi’ah cuma 13%. Sisanya Sunni. Di Yaman Syi’ahnya (Zaidiyah) hanya 45%) sisanya Sunni. Selama 1400 tahun kedua negara tsb relatif aman dan tempat mencari ilmu bagi para ulama Aswaja. Ahli Fitnah dari Najd, Syeikh Muhammad Al Arifi di RIyadh (Najd) dgn berkobar2 menyeru pengikutnya untuk memerangi penduduk Syams dan Yaman. Ribuan pengikutnya yang tertipu tewas. Sementara Syeikh tsb cuma jalan2 ke Inggris. Negeri tempat Salman Rushdie penghina Nabi dan Istri Nabi serta Syi’ah Rafidhoh penghina sahabat Nabi, Yassir Al Habib berlindung. Tidak pernah menginjakkan kakinya ke Syams dan Suriah. Beda dgn Nabi yang memimpin langsung pasukan perangnya.

Libya dan Suriah sudah mereka fitnah dgn bantuan Zionis AS dan Inggris sehingga terjadi perang saudara yang menelan banyak korban. Bukan cuma Syi’ah yang mereka bunuh. Sunni juga. Terutama Libya yang 97% adalah Muslim Sunni Maliki termasuk Qaddafi. Bahkan seluruh rakyat di kedua negara tsb apa pun agamanya turut menderita.

Namun aliran-aliran baru yang bersekutu dengan zionis Inggris dan AS membuat fitnah dan peperangan di situ dengan isyu adu domba Sunni vs Syi’ah. Adu dombanya ke seluruh dunia. Yang dibunuh bukan cuma Syi’ah. Tapi juga Sunni oleh kaum Khawarij Takfiri tsb. Contohnya banyak ulama Sunni seperti Ketua MUI Quraisy Syihab, Ketua NU KH Said Aqil Siradj, Ketua FPI Habib Rizieq Shihab, Ketua MerC Joserizal Jurnalis, Geisz Chalifah (Al Irsyad), Habib Munzir Al Musawa dsb sbg Syi’ah. Padahal mereka semua Sunni tanpa tabayyun:

Belakangan Ikwanul Muslimin juga turut memfitnah Ulama Aswaja seperti Syeikh Ali Jum’ah yang mantan pimpinan Universitas Al Azhar dan juga mantan Mufti Mesir sebagai Syi’ah.

Sementara Ulama Aswaja seperti Syeikh Al Buthi, Imam Masjid Aleppo, serta anak Syeikh Ahmad Hassoun (Mufti Suriah) mereka bunuh secara keji.

Meski 1% saja dari 1,3 milyar ummat Islam yg tertipu, berarti ada 13 juta Mujahilin di seluruh dunia yg bisa menyerang 1 negara Islam seperti Syams dan Yaman. Jelas negara tsb akan kewalahan.

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik…” (Qur’an 5:82)

Sesungguhnya jika kita mengkaji Al Qur’an dan Hadits, kita akan tahu bahwa Musuh Islam yang utama adalah kaum Yahudi dan Nasrani. Setiap Sholat kita membaca Surat Al Fatihah. Di antara ayatnya:

“Yaitu Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat (MUKMIN) kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai (YAHUDI) dan bukan pula jalan mereka yang sesat (NASRANI).” [Al Faatihah 7]

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. ” [Al Baqarah 120]

Tentu saja bukan berarti kita membunuh semua Yahudi dan Nasrani yang berdamai dgn kita. Namun ayat di atas menyatakan Musuh utama kita Yahudi dan Nasrani. Ternyata memang Israel (Zionis Yahudi) adalah musuh utama ummat Islam karena merampok tanah Palestina / Masjidil Aqsa dan membantai ummat Islam di Palestina. Israel ini dibantu oleh AS dan Inggris yang mayoritas Nasrani, namun dikuasai oleh Zionis Yahudi. Pada dasarnya rakyat di kedua negara tsb menentang Zionis Israel, namun mereka tak berdaya karena pimpinan mereka dikuasai oleh Zionis Yahudi.

Sebagai bukti, negara- negara Islam seperti Afghanistan, Iraq, dan Israel diserang oleh Zionis AS,  Inggris, dan Israel. Kaum Yahudi dan Nasrani saat ini membantai ummat Islam di Palestina, Iraq, dan Afghanistan.


Libya dan Suriah pun mereka hancurkan dengan bantuan kaum munafik / khawarij seperti Wahabi dan Ikhwanul Muslimin yang jadi motor pemberontakan di ke2 negara tsb. Mereka didukung oleh pemerintah Arab Saudi, Qatar, dan Turki. Ciri2 kaum munafik / khawarij menurut Al Qur’an adalah bekerjasama dgn kaum Yahudi dan Nasrani (AS, Inggris, dan Israel) dalam memerangi ummat Islam:
Orang-orang yang beriman tidak akan mengambil kaum Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [Al Maa-idah 51]

Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]


Dihitung2, jumlah ummat Islam yang tewas akibat ulah Wahabi tersebut yang bughot thd pemerintahan yang ada dan membuat fitnah Perang Saudara adalah 1,5 juta di Afghanistan, 1,5 juta di Iraq, 50.000 di Libya, dan 110.000 di Suriah. Belum di Yaman dan Pakistan. AS hanya membunuh sekitar 150 ribu penduduk Iraq. Justru kaum Khawarij seperti Wahabi lah yang membunuh sebagian besarnya dgn berbagai bom bunuh diri dan serangan bersenjata sehingga total korban jadi 1,5 juta jiwa. Dan korbannya terus bertambah:

Bom Mobil di Iraq

Kaum Khawarij Takfiri ini senantiasa menghasut ummat Islam bahwa kaum Sunni dibunuh Syi’ah meski memakai foto2 dan informasi2 palsu guna menggalang dana dan “Mujahidin”. Ini contohnya seperti Syria Care Indonesia yg dibantu oleh Wahabi Malaysia:

Foto Palsu Syria Care Indonesia (SCI) seolah2 ini terjadi di Suriah di mana Perang Saudara baru mulai Maret 2011:
Foto Palsu Iraq

Padahal aslinya itu wanita Iraq yang digilas oleh tank AS. Dari tanknya saja terlihat itu tank AS:
Padahal Foto Aslinya adalah wanita korban keganasan tentara AS di Iraq tahun 2004:
Foto Asli Iraq

Foto Asli Iraq
Silahkan baca:

Akibat Fitnah di atas, ummat Islam bukannya memerangi tentara AS yang merupakan Zionis Yahudi dan Nasrani, malah memerangi Suriah yang 90%nya adalah Muslim.

Jika kita mendapat informasi yang benar, tentu kita akan berjihad melawan Israel dan AS (Yahudi dan Nasrani) yang telah membunuh orang2 tsb. Dan memang Yahudi dan Nasrani jelas dikutuk Allah di dalam Al Qur’an baik di Al Fatihah mau pun ayat2 lainnya:

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. ” [Al Baqarah 120]


Rata2 paham baru aliran sesat Islam itu muncul di negara2 yg dikuasai Inggris dan AS. Contohnya Islam Liberal muncul di negara2 yang di bawah pengaruh AS seperti Indonesia dan negara2 lainnya. Ahmadiyyah muncul di Pakistan dan India yang saat itu dikuasai Inggris. Demikian pula Wahabi. Mereka dapat dukungan dari kaum zionis tsb. Markas HT ada di Inggris. Sementara Wahabi bekerjasama dgn Inggris dan Ibnu Su’ud memerangi Kekhalifahan Turki Usmani.


Saya lihat para pengikut dan pengagum Muhammad bin Abdul Wahhab AN NAJDI (DARI NAJD) yg merupakan sumber fitnah menurut Hadits Nabi sedang menebar Fitnah dan Peperangan di negeri Syams (Suriah) dan Yaman yg diberkahi Allah. Riyadh (Najd) membuat fitnah di kedua negara yg diberkahi Allah tsb. Di Syams Syi’ah cuma 13%. Sisanya Sunni. Di Yaman Syi’ahnya (Zaidiyah) hanya 45%) sisanya Sunni. Selama 1400 tahun kedua negara tsb relatif aman dan tempat mencari ilmu bagi para ulama Aswaja. Namun aliran2 baru yg bersekutu dgn zionis Inggris dan AS membuat fitnah dan peperangan di situ dgn isyu adu domba SUnni vs Syi’ah. Adu dombanya ke seluruh dunia. Meski 1% saja dari 1,3 milyar ummat Islam yg tertipu, berarti ada 13 juta Mujahilin di seluruh dunia yg bisa menyerang 1 negara Islam seperti Syams dan Yaman. Jelas negara tsb akan kewalahan:

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Sebelum melakukan pemberontakan, mereka kafirkan dulu pemimpin dan juga militer dari negara2 Islam yang akan mereka bunuh meski sebetulnya mereka sholat. Contohnya Qaddafi presiden Libya dgn Mazhab Sunni Maliki yang sering jadi Imam Sholat dan mengIslamkan ribuan kepala suku di Libya mereka fitnah sbg Thoghut Fir’aun. Di Indonesia pun sekarang pemerintah mereka fitnah sbg pemerintahan Thoghut:



Padahal para pemimpin tsb anti AS dan Israel. Tak mau bersekutu dengan pemimpin dari Zionis Yahudi dan Nasrani. Para pemberontak malah sebaliknya:

Reagan Meets Taliban at Whitehouse
Presiden AS Ronald Reagan Bertemu dengan Mujahidin Taliban di Gedung Putih tahun 1985

John McCain dengan Pemberontak Suriah
“Mujahidin Suriah” bersama Senator AS, John McCain seorang Kristen radikal…
 Ini videonya:  

Source : http://kabarislam.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...