Rabu, 19 Februari 2014

Analisa Emas 20 February 2014 : Harga Emas Terpeleset Karena The Fed Masih Mengurangi Stimulus

Harga Emas Terpeleset Karena The Fed Masih Mengurangi Stimulus

Secara luas diharapkan pada meeting minute akan menegaskan terkait komitmen The Fed terhadap pengurangan stimulus, mengingat data ekonomi AS baru-baru ini yang terlihat melembut, padahal sebaliknya investor berharap agar The Fed untuk menghentikan sementara program pengurangan stimulus.

Emas jatuh pada Rabu, karena teredam data harga produsen AS yang akhirnya memicu penjualan emas menjelang rilis pertemuan Januari Federal Reserve AS. Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan sedikit tanda-tanda kenaikan harga yang membebani inflasi. Data ekonomi yang terpisah juga menunjukkan bahwa housing starts AS membukukan penurunan terbesar mereka dalam hampir tiga tahun juga gagal mengangkat emas.

Pada pertemuan kebijakan 28-29 Januari, Fed telah memilih untuk tetap memangkas program pembelian aset bulanan sampai $ 65 miliar dari $ 75 miliar dan menekankan suku bunga acuan akan tetap di 0,00-0,25% sampai tingkat pengangguran mendekati 6,5%, dan tergantung pada kesehatan ekonomi dalam konteks stabilitas harga.


Hasil meeting minute yang dirilis pada hari Rabu, bagaimanapun, mengungkapkan bahwa otoritas moneter memperdebatkan jika suku bunga mungkin akan meningkat jika tingkat pengangguran jatuh melewati 6,5% dan the Fed mengatakan bawah masih ada kemungkinan terjadi pengurangan pembelian obligasi tahap berikutnya.

Harga Emas jatuh tajam pada tahun 2013 ketika The Fed bergerak perlahan melakukan rencananya untuk memulai scaling kembali pembelian bulanan obligasi pemerintah. Strategi pelonggaran The Fed sebelumnya telah mendorong emas, ketika ide-ide langkah-langkah yang luar biasa akan memicu lonjakan inflasi yang tidak pernah terwujud.

Pada pergerakan hari Rabu kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1321.91 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas langsung melemah dengan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1308.77 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1311.33 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan kerugian terhadap dollar sebanyak USD 10.58.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih terus bergerak bullish. Harga emas terlihat berada di antara indikator simple moving average 50 dan 20 yang merupakan area support dan resistan bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 49 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi bearish. Demikian juga, indikator momentum 14 masih memberikan indikasi akan bergerak  bearish minor.


Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga emas terlihat sedang terkoreksi ke bawah dengan bergerak menuju support USD 1308.21 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support USD 1293.54 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dollar dan harga emas tertahan kuat di atas support USD 1308.21 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan USD 1331.92 per troy ounce.

Analisa Emas 20 Februari 2014

Harga emas menyelesaikan sesi perdagangan kemarin dengan kerugian cukup tajam pasca dirilisnya FOMC Minutes AS nampak dengan sedikit silang pendapat. Harga emas terkoreksi meski tidak ada pengurangan lebih lanjut dalam keputusan FOMC semalam.

Harga emas berjangka kontrak April menyelesaikan sesi perdagangan rabu (19/2) dengan kerugian sebeasar $4.0 atau 0.3% berakhir pada $1,320.40 di divisi Comex New York Mercantile Exchange. 

Dipasar spot, harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (19/2) dengan kerugian sebesar $11.40 atau 0.86% berakhir pada level $1,310.80. Sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,323.00 dan serendah $1,308.90. 

Berita Terbaru,

Dalam pertemuan FOMC yang berlangsung selama sesi perdagangan AS semalam menunjukkan bahwa adanya beberapa anggota member FOMC tidak menyetujui seputar prospek suku bunga jangka pendek,inflasi dan pasar tenaga kerja. Dua member FOMC telah menolak keras melajutkan pengurangan lebih lanjut terlalu cepat terhadap program pembelian Aset.

Dalam pertemuan yang berlangsung, FOMC tidak memberikan signal yang jelas tentang kebijakan yang diambil. Yang jlas pada saat ini, tidak ada pengurangan kebih lanjut tas kebijakan yang diambail. Putaran pembelian Aset bertahan pada level $65 miliar per bulan.

Sejak awal tahun, Fed AS telah melakukan aksi tapering sampai dengan $20 milliar (akumulasi) yang dilakukan dalam dua tahap. Pasar emas nampak menyikapi hal tersebut dengan penuh denga keraguan.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan dengan volume yang besar. Emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,325.30 - $1,299.50. Perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut.

Alternatif Posisi :

Outlook : Negatif

Short Term Trade : 
- Buy If Break $1,325.50
  Target : $1,328.00 ; $1,331.00

- Sell If Break $1,299.50
  Target : $1,296.00 ; $1,293.00
Source :
antamgold, kedaitrader

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...