Selasa, 01 April 2014

Analisa Emas 01 April 2014 : Emas Masih Melandai Ketika Penjualan Emas Fisik Di Jepang Meningkat


Emas Masih Melandai Ketika Penjualan Emas Fisik Di Jepang Meningkat

Harga Emas berjangka lembali lagi jatuh ke level terendah dalam enam minggu ketika pergerakan ekuitas AS bergerak rally menahan laju permintaan emas sebagai aset safe haven.

Indeks saham Standard & Poor 500 bergerak menuju penguatan kuartalan. Harga emas turun sebanyak 2,9 persen pada bulan ini karena pemulihan ekonomi AS yang mendapatkan traksi dan pernyataan gubernur Federal Reserve, Janet Yellen mengatakan bahwa suku bunga acuan bank sentral akan naik sekitar enam bulan setelah stimulus moneter berakhir kemungkinan pada akhir tahun ini.

Penjualan emas batangan kembali melonjak di Jepang ketika pembeli emas fisik terburu-buru untuk menginvestasikan uang mereka ke logam emas menjelang kenaikan pajak penjualan dari 5 sampai 8 persen pada minggu depan.

Pembeli emas di jepang sedang mencari keuntungan jangka pendek dengan berinvestasi pada emas, ketika pajak penjualan di naikkan dengan tujuan membuat keuntungan instan sebanyak 3 persen setelah kenaikan pajak penjualan pekan depan.

Penurunan harga emas baru-baru ini di pasar telah memicu minat investor terhadap emas, dimana  harga eceran emas di Jepang ¥ 4.590 per gram di awal pekan ini, dibandingkan dengan ¥ 4.769 pada tanggal 14 Maret, menurut Nikkei.

Cina juga masih menjadi pasar dengan harga emas yang sensitif. Permintaan untuk fabrikasi perhiasan di Cina telah tumbuh kokoh lebih dari 10 persen per tahun sejak 2008. Permintaan ritel untuk emas bar dan koin terus meningkat. Tak heran jika tahun lalu, permintaan fisik dalam bentuk perhiasan dan koin mencapai rekor tertinggi. Sebuah laporan menarik dari pasar emas bahwa selama 12 bulan terakhir telah terjadi perpindahan emas fisik dari barat ke timur.

Pada pergerakan hari Senin kemarin, perdagangan emas dibuka pada kisaran USD  1293.13 per troy ounce. Sejak pembukaan market, harga emas sempat menguat dengan bergerak ke atas menuju harga tertinggi hariannya pada kisaran USD 1298.43 per troy ounce. Harga Emas kembali terpeleset dan bergerak ke bawah menuju harga terendah hariannya pada kisaran USD 1282.35 per troy ounce. Akhirnya pergerakan emas di tutup pada kisaran USD 1283.89 per troy ounce. Pergerakan emas kembali mendapatkan kerugian terhadap dollar sebanyak USD 9.24.

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bearish. Harga emas terlihat masih berada di bawah indikator simple moving average 50 dan 200 yang merupakan area resistan bagi pergerakan emas.  Indikator relative strength index (RSI 14) berada di level 29 dengan memberikan indikasi harga berada dalam kondisi jenuh jual. Demikian juga, indikator momentum 14 memberikan indikasi akan bergerak bullish minor.


Pergerakan harga emas pada grafik 4 jam-an terlihat masih berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga akan menguji area support  USD 1282.46 per troy ounce. Pecahnya area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support USD 1252.66 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dollar dengan menembus resistan USD 1308.31 per troy ounce membuka peluang harga akan terus bergerak ke atas untuk melakukan fase rebound menuju resistan berikutnya pada kisaran USD 1324.31 hingga 1337.24 per troy ounce.

Analisa Emas - 1 April 2014

Harga emas anjlok selama sesi perdagangan Senin (31/3), mencatatkan penurunan bulanan untuk pertama kalinya di 2014. Prospek membaiknya ekonomi Amerika yang diiringi dengan pemotongan skala pembelian obligasi hingga berkurang setengah telah menguras minat safe heaven para investor.

Emas berjangka kontrak Juni sebagai kontrak emas teraktif saat ini ditutup dengan kerugian sebesar $10.50 atau 0.8% berakhir pada $1,283.80 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir harga emas mencatatkan kerugian sebesar $51.5 atau 3.85%, dan mencatatkan kerugian sebesar $34.80 atau 2.64% selama periode Maret.

Dipasar spot, harga emas menyelesaikan sesi perdagangan Senin (31/3) dengan kerugian sebesar $10.40 atau 0.80% berakhir pada $1,284.50. setelah sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,298.50 dan serendah $1,282.35. 

Pekan lalu harga emas spot mencatatkan kerugian sebesar $50.7 atau 3.78% dan mencatatkan kerugian sebesar $37.8 atau 2.86% selama bulan Maret.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Harga emas dibating turun lebih dari $109.15, setelah mencapai level tertingginya sejak Oktober tahun lalu. Harga emas anjlok setelah program pembelian obligasi AS berkurang hampir setengah, tersisa sebesar $55 milliar per bulan pasca tiga kali tapering.

Suku bunga Bank Sentral AS dan Bank Sentral Inggris yang diperkirakan akan naik selama 2014 ini telah mendorong investor untuk melepaskan kepemilikan emasnya.

Melihat membaiknya ekonomi AS dan Negara-negara barat telah medorong beberapa lembaga untuk merubah pandangan mereka terhadap harga emas. Standard Bank melihat adanya faktor ngatif yang akan mempengaruhi harga emas dan mendorong harga berada pada kisaran $1,180.00 per ounce pada kuartal kedua.

Sementara Lear Capital memperkirakan bahwa harga emas akan berapa pada kisaran rata-rata $1,400 selama 2014 , dan mungkin akan mecapai puncaknya pada $1,450 pada tahun tersebut.

Fokus utama pasar selama pekan ini masih dengan ADP Employment (Rabu 2 Apr) dan Non-Farm payrolls (Jum’at 4 Apr).

ADP dan NFP diperkirakan akan dirilis pada kisaran 190.000 lapangan kerja baru, jika dirilis sesuai dengan perkiraan saat ini maka pasar emas dan pasar mata uang sebagai rival Dollar akan cenderung bergerak lebih rendah.

Alternatif Posisi : 
Outlook : Netral

Short Term Trade :

- Buy If Break $1,301.60
  Target : $1,304.50 ; $1,307.50

- Sell If Break $1,271.70
  Target : $1,268.50 ; $1,265.50


Source :
Antamgold.com,  kedaitrader.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...