Kamis, 21 Mei 2015

TRADISI DUSTA FIRANDA KE-3: RATUSAN TRAGEDI PEMBUNUHAN

TIDAK ADA DALIL KECUALI DUSTA?!
(Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi)
Oleh: Syaikh Idahram dinukil dari buku: Bukan Fitnah Tapi Inilah Faktanya
Dusta Firanda ke-3, dia berkata:
“Sudah terlalu banyak kedustaan yang saya temukan pada kaum yang hasad kepada Wahabi… Demikian pula tatkala muncul dan melejitnya buku yang berjudul Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Membunuh Semuanya Termasuk Para Ulama ternyata tidak ada dalil yang bisa ia paparkan kecuali dusta.”[1]
Begitu juga dengan Sofyan Chalid, dia berkata:
“Seakan sudah menjadi kebiasaannya, saudara Idahram kembali melemparkan tuduhan dusta kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah bahwa, beliau membunuh orang-orang yang tidak mau mengikuti seruan dakwahnya dan harta mereka dibagi-bagi. Dan seperti biasa, Idahram tidak mampu mendatangkan sedikit pun bukti ilmiah akan kebenaran tuduhan ini.”[2]
Sama halnya dengan seorang penulis bernama AM. Waskito dalam menutup-nutupi kebenaran, dia berkata:
“Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, tuduhan kekejaman kebrutalan, sadisme, atau pembantaian manusia oleh gerakan dakwah Syaikh Muhammad dan gerakan politik Ibnu Saud; semua itu hanya FANTASI dan PROPAGANDA HITAM yang diada-adakan. Ia tidak lebih dari tuduhan tanpa fakta, tanpa data-data yang valid, serta tidak didukung bukti-bukti.”[3]
Kami geleng-geleng kepala membaca perkataan para penulis wahabi itu dalam buku-buku mereka, saat mereka berdusta dengan penuh terus terang tanpa rasa malu. Padahal mereka mengaku telah membaca buku-buku yang dijadikan rujukan oleh Syaikh Idahram.[4]
Begitulah mental umat Salafi Wahabi, bahkan mental ustadnya. Tidak malu sama sekali mempertontonkan aibnya! Mereka mengaku telah membaca kitab Unwân al-Majd, kitab Târîkh Najd dan kitab Min Akhbâr al-Hijâz wa Najd fî Târîkh al-Jabarti, tetapi malah mengatakan, “tidak ada dalil yang bisa ia (Syaikh Idahram) paparkan kecuali dusta” Atau hanya “fantasi”? Maasya Allaah... Mereka harus mempertanggung jawabkan ucapannya itu, paling tidak di akhirat, karena telah menyesatkan umat Islam dengan sengaja.
Baiklah, mari kita bedah kitab-kitab yang telah dibaca Firanda, Sofyan Chalid dan Waskito, bagaimana isinya? Yang sebagiannya telah kita paparkan dan juga telah disampaikan oleh Syaikh Idahram dalam bukunya Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi.[5] Sungguh, itu saja sudah sangat cukup untuk membantah perkataan Firanda dan ustad Wahabi lainnya.
Semua kitab-kitab yang barusan kami sebutkan dari kitab-kitab Wahabi yang 3 kitab itu, isinya melulu tentang penyerangan, pengepungan, pembunuhan, pembantaian dan penjarahan terhadap harta-harta orang Islam! Jika Firanda dan ustad Wahabi lainnya masih mungkir, padahal mereka mengaku telah membaca buku-buku itu, biarkan mereka dengan segala kedustaannya.
Dalam pembahasan ini kami ringkaskan tragedi-tragedi penyerangan, pembunuhan, pembantaian dan penjarahan yang mereka lakukan terhadap umat Islam, agar isi buku ini menjadi semakin ‘menggelegar’ dalam menelanjani Salafi Wahabi demi kebaikan dan kebenaran, karena mereka sendiri yang menghendaki itu.
Kami cukupkan penukilan tentang kasus-kasus pembunuhan dan pembantaian yang dilakukan oleh Salafi Wahabi dari kitab Unwan al-Majd fi Tarikh Najd karya Ibnu Bisyr al-Wahabi, mengingat terbatasnya halaman buku ini dan masih banyaknya pembahasan lain yang tidak kalah pentingnya.
Sebagaimana telah kami jelaskan di awal tentang siapa sosok penulis kitab Unwan al-Majd, yaitu Utsman ibnu Abdullah ibnu Bisyr atau disingkat Ibnu Bisyr. Dia adalah sejarawan Wahabi yang pernah mengalami langsung sebagian dari masa hidup pendiri Wahabi. Buku sejarahnya itu di-tahkik dan di-ta’lik oleh cucu pendiri Wahabi, Abdurrahman ibnu Abdullatif Alu sy-Syaikh dan diterbitkan oleh Mathbu’at Darat al-Malik Abdul Aziz (percetakan Rumah Raja Abdul Aziz) Riyad, Kerajaan Arab Saudi.
Jadi, kitab itu adalah kitab sejarah tulen milik Salafi Wahabi bukan milik kelompok lain! Sengaja ini kami tegaskan, agar penganut Wahabi mengenali dengan baik siapa Ibnu Bisyr, pengarang kitab Unwan al-Majd. Sehingga tidak asal bicara seperti Waskito yang “asbun” (asal bunyi), padahal dia tidak mengerti permasalahan dengan berkata, “Buku kalangan Wahabi yang dikutip si penulis ialah Unwan al-Majd fi Tarikh an-Najd karya Ibnu Bisyr an-Najdi. Ketika saya men-download buku ini dalam bentuk file PDF, ternyata bukunya cukup tebal, dan ditulis berdasarkan urutan-urutan waktu. Menurut informasi yang saya baca, penulis buku itu tidak mengalami kejadian-kejadian langsung di awal bergulirnya dakwah Wahabi.” Itulah dustanya yang ke sekian kalinya dengan terus terang, atau mungkin kebodohannya.[6] 
Baiklah, langsung saja kita masuk ke dalam isi kitab tersebut dan apa saja isinya (pembaca juga bisa merujuknya langsung ke buku yang telah kami berikan alamat unduhnya), yaitu:
Ø Keluarnya perintah jihad (baca: perintah memerangi dan menjarah harta umat Islam yang tidak sepaham) dari Ibnu Abdul Wahab. Lihat halaman 45.
Ø Keluarnya pasukan jihad pertama melalui doa restu Ibnu Abdul Wahab. Lihat halaman 46. 
Kejadian Tahun 1158:
1.Tragedi asy-Syabab: sedikitnya 10 orang dari penduduk Riyad mati dibunuh oleh Muhammad ibnu Saud bersama pasukannya. Lihat halaman 52. 2.Tragedi al-Abid: terbunuh sekitar 10 orang oleh Muhammad ibnu Saud, kebanyakan dari mereka budak (wah, masih ada budak ya sekitar 250 tahun lalu?). Lihat halaman 53. 3.Tragedi Dir’iyah, tidak disebutkan jumlah korban musuh. Korban dari kaum muslimin (baca: kaum Wahabi) 5 orang lelaki. Lihat halaman 53.
Kejadian tahun 1160:
4.Tragedi Dalqah: Daham, Pemimpin Riyad, dibunuh dengan cara kedua tangan dan kakinya dipotong Salafi Wahabi.[1] Terbunuh 11 orang dari penduduk Riyad, sedangkan yang terluka banyak sekali. Lihat halaman 54... 
Kejadian tahun 1161 Hijriyah:

5.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad. Terjadi peperangan sengit hingga membunuh Musa ibnu Abdul Qadir, salah seorang tokoh Riyad. Kemudian Wahabi menyerang Huraimila, Irqah, Muqran dan Zhahirah. 25 orang lelaki dari penduduk Huraimila mati dibunuh pasukan Wahabi, di antaranya bernama Muhammad ibnu Hamad dan Daud, sebuah nama yang identik dengan nama muslim. Wahabi juga meluluhlantakkan tembok al-Binyah. Lihat halaman 57.

93.Memerangi dan membunuh penduduk Mahmarah dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Lihat halaman 115.

94.Memerangi dan membunuh penduduk Hair Subai’ dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad, lalu merusak kebun kurma penduduknya. Lihat halaman 115.

Kejadian tahun 1158:

95.Memerangi dan membunuh penduduk Huraimila (Keluarga besar Al Dhuwaihi) dipimpin Abdul Aziz dengan keputusan mendadak di tengah jalan, karena tujuan awalnya akan memerangi penduduk Munikh. Lihat halaman 116. Dari modus operandinya nampak jelas bahwa, penyerangannya mendadak.

96.Memerangi dan membunuh penduduk Ma’kal dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad ibnu Saud. Lihat halaman 116.
97.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad (daerah ‘Arqah) dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Lihat hal. 116.
98.Memerangi dan membunuh kaumnya Sa’dun ibnu Daham dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Sedikitnya 20 orang dibunuh Wahabi. Lihat halaman 116.
99.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad dipimpin Abdul Aziz. Lihat halaman 117. Pembunuhan dan penyerangan Wahabi kepada penduduk Riyad sangat sering terjadi.
Kejadian tahun 1186 Hijriyah:
100.Memerangi dan membunuh keluarga besar Al Hubaisy dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Onta-onta mereka yang banyak dijarah sebagai ghanimah. Lihat halaman 118.
101.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Kambing-kambing mereka yang banyak dijarah sebagai ghanimah. Lihat hal. 118.
102.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Lihat halaman 118.
Kejadian tahun 1187 Hijriyah:
103.Mengepung, memerangi dan membunuh penduduk Riyad selama beberapa hari dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad. Lihat halaman 119.
104.Memerangi dan membunuh penduduk Riyad untuk kali kedua di tahun 1187 H, dipimpin Abdul Aziz. Korban yang mati dibunuh dari penduduk Riyad sangat banyak, sedikitnya berjumlah 2300 lelaki dalam kurun waktu 27 tahun. Lihat hal. 119.
Kejadian tahun 1188 Hijriyah:
105.Mengepung, memerangi dan membunuh penduduk Buraidah dengan pasukan besar secara bengis. Banyak korban mati berjatuhan dari penduduk Buraidah. Lalu Wahabi menjarah harta-benda mereka sebagai ghanimah. Lihat halaman 122.
106.Memerangi dan membunuh penduduk Dalm pada waktu Shubuh dengan cara bersembunyi dipimpin Abdul Aziz. Sedikitnya 10 orang lelaki mati dibunuh, lalu harta-benda mereka dijarah di antaranya ternak-ternak kambing. Lihat halaman 123.
107.Memerangi dan membunuh penduduk Zulfa atas perintah Saud ibnu Abdul Aziz. Seluruh penduduk Zulfa yang berperang di luar kota mempertahankan negerinya dari serangan pasukan Wahabi mati dibunuh. Lihat halaman 123.
108.Memerangi dan membunuh penduduk Wasym. Lihat halaman 124.
Kejadian tahun 1189 Hijriyah:
109.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj (Dhabi’ah) dengan cara bersembunyi dipimpin Abdul Aziz. Sedikitnya 12 orang lelaki mati dibunuh. Selain itu, Wahabi juga merusak lahan pertanian penduduk. Lihat halaman 124.
110.Memerangi dan membunuh penduduk Bashrah, serta mengepungnya selama setahun setengah. Pasukan Wahabi menjarah harta-benda mereka sebagai ghanimah. Lihat hal. 125.
111.Memerangi dan membunuhi penduduk Zubair. Selain menjarah harta-benda milik penduduknya sebagai ghanimah, pasukan Wahabi juga menghancurkan (tadmir) negeri tersebut. Silahkan lihat kitab Unwan al-Majd, pada halaman 125.
112.Memerangi dan membunuhi penduduk Hair Subai’. Selain menjarah harta-benda milik penduduknya sebagai ghanimah, Wahabi juga merusak lahan pertanian penduduknya. Sedikitnya 40 orang penduduk Hair mati dibunuh. Lihat hal. 126.
113.Memerangi dan membunuhi penduduk Dorma setelah Wahabi memerangi umat Islam yang ada di Hair Subai’. Penduduk Dorma yang mati dibunuh oleh Wahabi sangat banyak. Pada penyerangan tersebut, Wahabi juga merusak kebun-kebun korma milik penduduknya. Lihat halaman 126.
114.Memerangi dan membunuh penduduk Buraidah pada waktu Shubuh dengan cara bersembunyi dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Kemudian mengisolir negeri tersebut. Banyak penduduknya yang mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat hal. 127.
115.Memerangi, membunuh dan mengisolir kaum Duraibi. Sedikitnya 50 orang dari kaum Duraibi mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat halaman 127.
116.Memerangi dan membunuh penduduk Ahsa. Lebih dari 20 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi, belum termasuk jumlah penduduk yang terluka. Lihat halaman 128.
117.Memerangi dan membunuh penduduk Yamamah pada waktu Shubuh dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Banyak penduduk sipil yang mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat hal. 129.
118.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj (Al Murroh) pada waktu Shubuh dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud. Banyak penduduk sipil yang mati dibunuh oleh Wahabi. Pada penyerangan itu, tentara Wahabi yang mati terbunuh sebanyak 50 Orang. Lihat hal. 130.
119.Memerangi penduduk Yamamah dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud dengan membawa pulang harta ghanimah berupa onta. Itulah kebiasaan kotor mereka, selain membunuhi juga menjarah harta-benda milik penduduk. Lihat halaman 130.
Kejadian tahun 1191 Hijriyah:
120.Memerangi dan membunuh penduduk Yamamah dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud. Lihat halaman 130.
121.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj (Hurmah) ketika adzan Shubuh dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud. Lihat halaman 132.
122.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj dipimpin Abdullah ibnu Muhammad Saud dengan membawa pulang harta ghanimah berupa onta. Lihat halaman 132.
123.Memerangi dan membunuh penduduk Hurmah dengan pasukan besar Wahabi dari unsur tentara-tentara Najd, Wasym dan Sudair dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz selama beberapa hari. Lihat halaman 135.
124.Memerangi, membunuh dan mengepung penduduk Kharaj dipimpin Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud. Banyak dari penduduknya yang mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 136.
125.Memerangi dan membunuhi penduduk Na’jan dipimpin Abdul Aziz. Banyak dari penduduknya mati dibunuh Wahabi dan lahan pertaniannya dihancurkan. Lihat halaman 136.
Kejadian tahun 1193 Hijriyah:
126.Memerangi dan membunuh penduduk Hurmah dipimpin Abdullah ibnu Muhammad Saud selama beberapa hari, serta mengisolir mereka. Banyak dari penduduknya yang mati dibunuh Wahabi, rumah dan lahan pertaniannya dihancurkan, termasuk lahan pertanian ulama yang bernama Abdullah al-Muwayis dan merampok kebun kormanya. Lihat halaman 139.
Kejadian tahun 1194 Hijriyah:
127.Memerangi dan membunuh penduduk Zulfah dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Lihat halaman 140.
128.Memerangi dan membunuh penduduk Zulfah untuk kedua kalinya di tahun 1194 Hijriyah dipimpin Abdullah. Mereka pulang dengan membawa ghanimah. Lihat halaman 140.
129.Memerangi dan membunuh penduduk Zhufair, serta menjarah 4000 onta-onta mereka sebagai ghanimah. Lihat hal. 141.
130.Memerangi penduduk Zulfah dan membakar lahan pertanian mereka. Setelah itu berangkat menuju Dalm untuk memerangi penduduknya. Lihat halaman 141.
131.Memerangi dan membunuh penduduk Fara’ (Bani Tamim) pada waktu Shubuh dengan bersembunyi dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Sedikitnya 15 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 141.
Kejadian tahun 1195 Hijriyah:
132.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj (Dalm) pada saat matahari terbit dengan cara bersembunyi sebelumnya dipimpin Saud. Lalu mengisolir mereka selama beberapa hari, menghacurkan negeri tersebut dan membakar lahan pertaniannya. Silahkan lihat kitab Unwan al-Majd, hal. 143.
133.Memerangi dan membunuh penduduk Yamamah pada waktu Shubuh dengan bersembunyi terlebih dahulu dipimpin Abdullah ibnu Muhammad ibnu Saud. Sedikitnya 20 orang penduduknya mati dibunuh oleh Wahabi, di antaranya bernama Ahmad ibnu Rasyid dan Abdullah al-Bijadi. Lihat halaman 143.
134.Memerangi dan membunuh penduduk Hariq langsung setelah Wahabi memerangi penduduk Yamamah dipimpin Abdullah ibnu Muhammad ibnu Saud. Sedikitnya 20 orang penduduknya mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat halaman 143.
135.Memerangi dan membunuh Bani Tamim dipimpin oleh Abdul Aziz ibnu Muhammad Saud, serta merusak lahan pertanian mereka. Sedikitnya 15 orang penduduknya mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat halaman 144.
136.Memerangi dan membunuh penduduk Dalm, serta merusak lahan pertanian penduduknya dipimpin Abdul Aziz. Lalu, pasukan Wahabi berangkat untuk memerangi penduduk Na’jan dan merusak lahan pertanian mereka. Kemudian pasukan Wahabi melanjutkan lagi jihadnya untuk memerangi dan membunuhi penduduk Yamamah. Lihat halaman 144.
137.Memerangi dan membunuh penduduk Zhufair dengan pasukan besar Wahabi dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Sangat banyak dari penduduk Zhufair yang mati dibunuh Wahabi. Harta-benda yang begitu banyak milik penduduknya dijarah, di antaranya 17.000 kambing, 5000 onta dan 15 kuda, belum termasuk barang berharga dan perabot rumah. Lihat halaman 146.
138.Memerangi dan membunuh penduduk Raudhah, serta merusak lahan pertanian penduduknya. Pasukan Wahabi yang dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz ini mengisolir dan memerangi penduduk Raudhah selama satu bulan, hingga akhirnya penduduknya menyatakan keinginan mereka untuk masuk ajaran Wahabi karena terpaksa. Lihat halaman 152. Dalam doktrin Wahabi, ajaran mereka seperti itu adalah ajaran Islam yang murni.
Kejadian tahun 1197 Hijriyah:
139.Memerangi dan membunuh penduduk Aliyah Najd (Shahbah) dipimpin Saud bersama pasukan besar Wahabi. Selain membunuhi penduduknya, Wahabi berhasil menjarah berbagai harta-benda mereka seperti onta-onta, kambing-kambing, perabotan dan lain sebagainya atas nama ghanimah. Halaman 152.
140.Memerangi dan membunuh penduduk Subai’ dengan membawa 200 tentara Wahabi. Selain membunuhi penduduknya, pasukan Wahabi juga menjarah onta-onta mereka. Lihat hal. 152.
Kejadian tahun 1198 Hijriyah:
141.Memerangi dan membunuh penduduk Manfukhah (kaumnya Barak). Sedikitnya 15 orang penduduknya mati dibunuhi pasukan Wahabi. Lihat halaman 154.
142.Memerangi dan membunuh penduduk Uyun dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Wahabi berhasil menjarah perabotan, barang-barang berharga dan hewan-hewan ternak milik penduduknya. Lihat halaman 154.
143.Memerangi dan membunuh penduduk Yamamah langsung setelah pasukan Wahabi memerangi penduduk Uyun. Penyerangan ini dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Lebih dari 80 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 154.
144.Memerangi dan membunuh penduduk Unaizah dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Lihat halaman 154.
Kejadian tahun 1199 Hijriyah:
145.Memerangi dan membunuh penduduk Kharaj dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz bersama pasukan besar Wahabi. Pasukan Wahabi berhasil menjarah barang-barang dagangan milik kafilah dari Kharaj berupa uang, perhiasan, pakaian, onta dan lainnya. Sekitar 70 orang penduduknya mati dibunuh pasukan Wahabi. Lihat halaman 155. 
146.Memerangi dan membunuhi penduduk Kharaj untuk kedua kalinya di tahun 1199 Hijriyah dipimpin Saud bersama pasukan besar Wahabi. Lalu mengisolir mereka dan membunuh pemimpinnya, Turki ibnu Zaid ibnu Zamil. Lihat halaman 156.
Kejadian tahun 1200 Hijriyah:
147.Memerangi dan membunuh penduduk Qahthan, serta menjarah sebagian besar onta dan toko-toko mereka. Lihat halaman 157.
148.Memerangi dan membunuh rombongan kafilah dari penduduk Jabal Syamr. Banyak yang mati dibunuh dan dijarah barang bawaannya seperti bahan-bahan dan pakaian. Lihat halaman 157.
Kejadian tahun 1200 Hijriyah:
149.Memerangi penduduk Qashim atas perintah abdul Aziz ibnu Muhammad Saud. Hingga akhirnya, para penduduknya mau untuk berbaiat masuk agama Allah dan rasul-Nya (baca: masuk ‘agama’ Wahabi). Lihat halaman 160.
150.Memerangi dan membunuhi penduduk Syamr, serta menjarah harta-benda penduduknya yang cukup banyak, di antaranya perkakas-perkakas rumah dan onta-onta. Sekitar 100 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi. Lihat hal. 160.
151.Memerangi dan membunuhi penduduk Qatar. Penduduk Qatar banyak yang mati dibunuh oleh Wahabi dan hartanya dijarah sebagai ghanimah, seperti: onta-onta, kambing-kambing, senjata dan barang lainnya. Lihat halaman 161.
152.Memerangi dan membunuh penduduk Jusyah. Lihat halaman 162. Setelah itu, pendiri Wahabi, Ibnu Abdul Wahab (pendiri Wahabi) memerintahkan semua penduduk Najd untuk membaiat Saud ibnu Abdul Aziz sebagai putera mahkota setelah Saud, bapaknya. Perintah baiat itu terjadi pada tahun 1202 H.
153.Memerangi dan membunuh kaumnya Isa ibnu Ghafiyan. Wahabi membunuh hampir semua pengikutnya termasuk pemimpinnya, Isa ibnu Ghafiyan. Kemudian Wahabi berangkat lagi untuk Memerangi dan membunuh penduduk Uqair di Ahsa, menjarah apa yang ada di dalamnya dari harta penduduknya, serta membakar negeri tersebut. Lihat hal. 163.
154.Memerangi dan membunuhi Al Subhan, sedikitnya 90 orang mati dibunuh pasukan yang dipimpin oleh Saud ibnu Abdul Aziz tersebut. Lihat halaman 168.
155.Memerangi dan membunuhi penduduk Mabraz di Ahsaa dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz bersama pasukan besarnya. Sedikitnya 300 orang penduduknya mati dibunuh pasukan Wahabi. Lihat halaman 168.
Kejadian tahun 1204 Hijriyah:
156.Memerangi dan membunuhi penduduk Ghuraimil selama tiga hari dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz bersama pasukan besarnya. Sangat banyak penduduk yang mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 170.
157.Memerangi dan membunuhi penduduk Furqan Muthair dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz bersama pasukan besarnya. Sekitar 50 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi. Harta-benda milik penduduknya berupa uang, perhiasan, perkakas, kambing dan onta dijarah Wahabi sebagai ghanimah. Lihat halaman 173.
Kejadian tahun 1205 Hijriyah:
158.Memerangi dan membunuhi penduduk Muthair dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Sedikitnya 20 orang penduduknya mati dibunuh dan hartanya menjadi ghanimah pasukan Wahabi. Lihat halaman 176.
159.Memerangi dan membunuh penduduk Muthair dan Syamr selama dua hari dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz. Sangat banyak penduduk yang mati dibunuh Wahabi dan harta-bendanya dijarah sebagai ghanimah, di antaranya 11.000 (sebelas ribu) onta, 100.000 (seratus ribu) lebih kambing. Lihat hal. 177-178.
Kejadian tahun 1206 Hijriyah:
160.Memerangi dan membunuh penduduk Quthaif (daerah Saihat), lalu menjarah harta-benda penduduknya. Kemudian bergerak lagi untuk memerangi dan membunuh penduduk Ank, sedikitnya 500 orang penduduk Ank mati dibunuh Wahabi. Setelah dari Ank, pasukan Wahabi berangkat lagi untuk memerangi penduduk Qudaih secara paksa dan menjarahi harta penduduknya sebagai ghanimah. Lihat halaman 178.
161.Memerangi dan membunuh penduduk Muthair, lalu menjarah harta-benda penduduknya. Sedikitnya 3000 onta milik penduduknya dijarah Wahabi sebagai ghanimah. Lihat hal. 179.
162.Memerangi dan membunuh penduduk Qatar atas perintah langsung dari Abdul Aziz ibnu Muhamad Saud, sekitar 50 orang mati dibunuh oleh Wahabi. Lihat pada halaman 179.
163.Memerangi dan membunuh penduduk Gunung Syamr (Syaqrah). Sangat banyak penduduknya yang mati dibunuh dan harta-benda mereka yang begitu banyak juga dijarah seperti: onta, kambing, barang-barang dan makanan. Lihat halaman 179.
Kejadian tahun 1207 Hijriyah:
164.Memerangi dan membunuh kaum Bani Khalid. Sangat banyak penduduknya yang mati dibunuh dan harta-benda mereka yang begitu banyak dijarah. Lebih dari 1000 (seribu) orang Bani Khalid mati dibunuh tentara Wahabi. Lihat halaman 201.
165.Memerangi dan membunuhi penduduk Oman setelah pasukan Wahabi membunuhi kaum Bani Khalid. Lebih dari 100 orang penduduk oman mati dibunuh Wahabi dan harta mereka dijarah sebagai ghanimah. Lihat halaman 202.
166.Mengisolir, memerangi dan membunuh penduduk Kuwait. Pasukan Wahabi mengisolir dan membunuhi penduduk Kuwait selama beberapa hari. Siahkan lihat pada halaman 203.
Kejadian tahun 1208 Hijriyah:
167.Memerangi dan membunuhi penduduk Mabraz. Lebih dari 100 orang penduduknya mati dibunuh pasukan Wahabi. Lihat halaman 205.
168.Memerangi dan membunuhi penduduk Ibnu Bathal. Sangat banyak penduduknya yang mati dibunuhi pasukan Wahabi dan harta-benda mereka dijarah sebagai ghanimah, berupa: makanan, uang, perhiasan, barang-barang dan binatang ternak. Lihat halaman 205.
169.Memerangi dan membunuhi penduduk Hijaz. Lihat pada halaman 207.
170.Memerangi dan membunuhi penduduk Wasym dan Sudair, serta menjarah harta-benda penduduknya yang tidak terhitung sebagai ghanimah. Lihat halaman 208.
171.Mengisolir, memerangi dan membunuhi penduduk Daumatul Jandal selama beberapa hari. Wahabi memaksa penduduknya untuk memeluk ajaran Wahabi. Lihatlah aksi mereka dalam mewahabikan paksa orang Islam! Lihat hal. 209.
172.Memerangi dan membunuhi penduduk Kuwait dengan cara bersembunyi terlebih dahulu. Sedikitnya 30 orang penduduk kuwait mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 209.
Kejadian tahun 1209 Hijriyah:
173.Memerangi dan membunuhi penduduk Hajarah (Al Zhafir), serta menjarah harta-benda mereka yang beragam. Sedikitnya 1500 onta dan seluruh kambing milik penduduknya dijarah sebagai ghanimah. Lihat halaman 2010.
Kejadian tahun 1210 Hijriyah:
174.Memerangi dan membunuhi penduduk Bani Hajir. Sedikitnya 40 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi dan harta mereka dijarah sebagai ghanimah. Lihat halaman 213.
175.Memerangi dan membunuh penduduk Hijaz yang membantu Syarif Ghalib (wakil Turki Utsmani di Hijaz). Sedikitnya 400 orang mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 214.
Kejadian tahun 1211 Hijriyah:
176.Memerangi dan membunuhi penduduk Hijaz (Syahran). Sedikitnya 50 orang penduduk Syahran mati dibunuh Wahabi dan harta mereka dijarah sebagai ghanimah. Lihat hal. 236.
Kejadian tahun 1212 Hijriyah:
177.Memerangi dan membunuhi penduduk Kuwait dengan cara bersembunyi terlebih dahulu. Sedikitnya 20 orang penduduknya mati dibunuh pasukan Wahabi. Lihat halaman 239.
178.Memerangi dan membunuhi penduduk Syam (Syararat). Sedikitnya 150 orang penduduknya mati dibunuh Wahabi dan seluruh harta-benda mereka dijarah sebagai ghanimah, di antaranya 5000 onta dan kambing-kambing yang tidak terhitung jumlahnya. Lihat halaman 240.
Kejadian tahun 1216 Hijriyah:
179.Memerangi dan membunuhi penduduk Karbala dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz bersama pasukan besarnya. 1000 (seribu) orang lebih dari penduduknya mati dibunuh Wahabi dan semua harta-benda mereka dijarah sebagai ghanimah. Lihat halaman 257-258.
180.Memerangi dan membunuhi penduduk Bahrain. 2000 (dua ribu) orang lebih dari penduduknya mati dibunuh Wahabi. Lihat halaman 258. Itu bukan jumlah sedikit Mas Wahabi! Lagi pula itu nyawa bukan biji kapuk! J
181.Memerangi dan membunuhi penduduk Thaif. 200 orang lebih dari penduduknya yang sedang ada di rumah-rumah dan di pasar mati dibunuhi Wahabi. Sedangkan harta-benda mereka berupa uang, permata, perhiasan, barang-barang berharga dan lainnya dijarah Wahabi sebagai ghanimah. Lihat halaman 260.
Kejadian tahun 1219 Hijriyah:
182.Memerangi dan membunuhi hampir semua penduduk Zhufair dari semua kabilah yang ada (quthila min ‘aamati azh-Zhufair qatla katsirah min kulli qabiilah) dipimpin Saud ibnu Abdul Aziz dan menjarah harta-benda mereka sebagai ghanimah. Lihat halaman 282-283.

Kemudian... untuk lebih lengkapnya lihat buku Syaikh Idahram berjudul "Bukan Fitnah Tapi Inilah Faktanya, Menjawab Tuduhan Dusta Firanda, Sofyan Chalid dan Waskito" dijual di toko Gunung Agung di seluruh Indonesia, seharga Rp. 50.000, tebal 392 halaman:

 Pembaca budiman, data penyerangan dan pembunuhan di atas baru sebagian kecil dari kitab Unwan al-Majd fi Tarikh Najd (Alamat Kemuliaan dalam Sejarah Najd, baca: Alamat Kebobrokan dalam Sejarah Wahabi). Kami mensarikannya baru sampai halaman 283, itu pun banyak yang kami lewatkan, sedangkan kitab Unwan al-Majd terdiri dari 2 jilid sekitar 1083 halaman.
 Setelah pemaparan bukti-bukti di atas, masihkah Firanda tidak malu untuk selalu berdusta dengan mengatakan, “buku berjudul Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Membunuh Semuanya Termasuk Para Ulama ternyata tidak ada dalil yang bisa ia paparkan kecuali dusta”? Padahal Firanda mengaku telah membaca kitab tersebut! Maasyaa Allaah… Piye to’ Mas?!


] Lihat Unwan al-Majd, jilid 1  hal. 51 dan 54, dan kitab Tarikh Najd hal. 99.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon tinggalkan pesan dan komentar anda...