Minggu, 05 Mei 2013

Ja’far bin Abi Thalib


Ada lima orang keturunan Abdi Manaf yang sangat mirip dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Orang yang tidak jeli, terkadang susah membedakannya. Di antara kelima orang tersebut ialah Ja’far bin Abi Thalib, saudara kandung Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. Dialah Sayyidul Asy-Syuhada, pemimpin para mujahidin, Abu Abdillah anak paman Rasulullah bin Abdul Mutthalib bin Hasim bin Abdi Manaf Al-Quraisy.

Selasa, 16 April 2013

MENARA SETAN MEKKAH DAN TANDA-TANDA KIAMAT



 
Dalam Islam terdapat kewajiban untuk mempercayai bahwa semua perkataan Nabi Muhammad adalah kebenaran. Terkait dengan hal itu kita harus prihatin bahwa berdasarkan hadits (perkataan atau perbuatan) Nabi yang dianggap valid, akhir jaman tampaknya sudah dekat.

Menjatuhkan Assad Dibantu NATO dan AS.....?


 















"Jadi jika ditanya bagaimana krisis Suriah dan dampaknya bagi masa depan Palestina" petanya mudah, yang mendukung pemerintahan Assad; Rusia, Cina, Iran dan Venezuela, dan yang mendukung pemberontak; Qatar, Arab Saudi, Turki, AS dan NATO, dan yang terpenting di mana posisi Israel? Israel jelas yang paling nomor satu mendukung pemberontak. Jangan lupa, kata Jose, AS dan NATO banyak membantai umat Islam di Afganistan dan Irak, dan juga di Nikaragua, bagaimana mungkin menurunkan Assad dengan bantuan NATO dan AS sama kasusnya dengan menurunkan Gaddafi. Saya kalau dibantu NATO dan AS menurunkan SBY, saya tidak mau."

Senin, 15 April 2013

Bantuan AS ke Israel dan Krisis Ekonomi Washington


 














Amerika Serikat meski dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai kesulitan finansial, namun negara ini masih tetap nekad menambah bantuan militernya kepada Rezim Zionis Israel. Kanal 10 televisi Israel hari Kamis (11/4) di laporannya menyatakan, seiring dengan disusunnya bujet baru pemerintah AS, jelas sudah bantuan militer Washington kepada Tel Aviv di tahun 2013. Bantuan tersebut bukannya turun malah mengalami kenaikan.

Heboh Video Syahidnya Syekh Buthy



















Dina Y. Sulaeman

Sekitar 20 hari setelah syahidnya ulama Sunni terkemuka, Syekh Al Buthy, tiba-tiba jejaring sosial diramaikan oleh postingan video "detik-detik terbunuhnya Syekh Buthy".[1] Kata pengantar dan komentar untuk video itu, sangat bergantung kepada siapa yang upload. Bila yang meng-upload atau memberi komen adalah para simpatisan ‘mujahidin' Syria, video ini mereka jadikan dalil, "Inilah bukti bahwa Syekh Buthy tidak tewas karena ledakan bom, melainkan karena ditembak oleh agennya Assad." Sepertinya, mereka selama ini malu dan kebingungan, bagaimana mungkin ulama Sunni sekaliber Buthy dibunuh ‘mujahidin'? (Aksi bom bunuh diri atau pengeboman di tempat umum sudah jadi trade mark para ‘mujahidin', mereka pun telah menyatakan bertanggung jawab atas ratusan aksi pengeboman; tim investigasi PBB juga menyatakan demikian.) Kini para simpatisan jihad Indonesia seolah lega mendapati video ini.

Kamis, 27 September 2012

Haruskah Kristen Mendukung Israel...?



Pertanyaan yang mungkin sangat lucu untuk dijawab bila melihat realitas yang berkembang sekarang ini. tapi kalo kita simak sumber berikut ini mungkin akan sedikit mengubah persepsi anda..
















Sources : David Ernest Duke (born July 1, 1950) is a former Grand Wizard of the Knights of the Ku Klux Klan an American activist and writer, and former Republican Louisiana State Representative. He was a candidate in the Democratic presidential primaries in 1988 and the Republican presidential primaries in 1992. Duke has unsuccessfully run for the Louisiana State Senate, U.S. Senate, U.S. House of Representatives, and Governor of Louisiana.

wake up dan keep harmony on humanty...!

Minggu, 26 Agustus 2012

Bilakah Terjadinya Penaklukan Konstatinopel?


 
“Apakah kalian pernah mendengar suatu kota yang terletak sebagiannya di darat dan sebagiannya di laut? Mereka (para sahabat) menjawab: Pernah wahai Rasulullah. Beliau Saw bersabda: Tidak terjadi hari kiamat, sehingga ia diserang oleh 70.000 orang dari Bani Ishaq. Ketika mereka telah sampai di sana, maka mereka pun memasukinya. Mereka tidaklah berperang dengan senjata dan tidak melepaskan satu panah pun. Mereka hanya berkata Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar, maka jatuhlah salah satu bagian dari kota itu. Berkata Tsaur (perawi hadits): Saya tidak tahu kecuali hal ini ; hanya dikatakan oleh pasukan yang berada di laut. Kemudian mereka berkata yang kedua kalinya Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar, maka jatuh pula sebagian yang lain (darat). Kemudian mereka berkata lagi Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar, maka terbukalah semua bagian kota itu. Lalu mereka pun memasukinya. Ketika mereka sedang membagi-bagikan harta rampasan perang, tiba-tiba datanglah seseorang (setan) seraya berteriak : Sesungguhnya dajjal telah keluar. Kemudian mereka meninggalkan segala sesuatu dan kembali.”HR. Muslim, Kitabul Fitan wa Asyratus Sa’ah
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah Saw pernah ditanya, “Kota manakah yang lebih dahulu ditaklukkan, Konstantin atau Roma? Maka beliau Saw menjawab,”Kota Heraklius akan ditaklukkan pertama kali.

Jumat, 24 Agustus 2012

Ketika Gereja-Gereja Di Inggris Berubah Menjadi Masjid Megah

MASJID akan selalu eksis. Begitulah kenyataan yang terjadi di Inggris. populasi ummat Muslim yang semakin bertambah, membuat muslim di sana mengalih fungsikan tempat ibadah agama lain menjadi masjid, hingga semakin ngetrend.
Di Inggris, masjid-masjid yang telah berdiri memang tidak semuanya dibangun dari nol atau dari tanah kosong, tetapi dibangun dari tempat ibadah agama lain. Karena kedatangan warga muslim, maka diubahlah tempat ibadah itu menjadi masjid.
Seperti kebanyakan negara barat lainnya, seiring dengan banyaknya orang Islam keturunan ataupun pendatang dan juga bertambahnya populasi umat Islam di daerah tersebut, Sehingga sejumlah gereja yang ditinggal oleh ummat kristiani dialihfungsikan menjadi Masjid. Berikut adalah bangunan yang dulunya adalah gereja di sejumlah kota di Inggris yang saat ini telah berubah menjadi Masjid.

Brick Lane Mosque, London

 
Tempat ibadah ini juga dikenal dengan sebutan masjid Brick Lane, karena posisinya di Brick Lane 52. Bangunan berdinding bata merah itu, merupakan masjid terbesar di London, yang mampu menampung 4000 jama’ah. Walau demikian luas, masjid ini belum bisa menampung seluruh anggota jama’ah shalat Jumat, hingga sering kali jama’ah meluber ke jalan raya. Mayoritas anggota jama’ah merupakan keturunan Banglades, hingga wilayah tersebut disebut Banglatow.